Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Insentif Guru di Kota Tangerang Dipastikan Digelontorkan

Kamis 25 Nov 2021 16:05 WIB

Rep: Eva Rianti / Red: Andi Nur Aminah

Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah.

Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah.

Foto: Dok Pemkot Tangerang
Pemberian insentif tersebut bekerjasama dengan PGRI Kota Tangerang.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menuturkan, Pemkot Tangerang tetap memberikan insentif kepada guru sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di Kota Tangerang, Banten. Hal itu disampaikan saat memperingati Hari Guru Nasional serta Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat Kota Tangerang ke-76 di Puspemkot Tangerang, Kamis (25/11). 

Arief menyebut ada puluhan ribu guru, baik dari sekolah negeri maupun swasta di Kota Tangerang yang mendapatkan insentif. Pemberian insentif tersebut bekerjasama dengan PGRI Kota Tangerang untuk menghitung beban kerja atau tugasnya.  "Para guru dihitung beban kerjanya, insentif diberikan untuk sekitar 20 ribu guru," ujarnya, Kamis (25/11).

Baca Juga

Arief mengatakan, selain memberikan insentif untuk kesejahteraan guru, Pemkot Tangerang juga terus melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik di Kota Tangerang. Di antaranya dengan memfasilitasi kegiatan pelatihan serta webinar dengan tujuan untuk menghadapi era revolusi industri 4.0 dan smart society 5.0. "Hal itu agar para guru dapat menyesuaikan diri dengan pola pendidikan di era sekarang maupun masa depan," tuturnya. 

Lebih lanjut, Arief berharap para guru dapat memanfaatkan insentif ataupun fasilitas yang diberikan untuk meningkatkan kualitas serta kesejahteraannya. Dia juga berharap bahwa PGRI sebagai organisasi profesi harus dapat berperan maksimal dalam memuliakan guru dan meningkatkan mutu pendidikan di Kota Tangerang.

Dalam kesempatan itu, Arief menyampaikan terkait upaya antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah pada momen libur Natal dan Tahun Baru 2022. Dia menyebut, pihaknya menekan mobilisasi masyarakat pada momen tersebut dengan mengubah jadwal pengambilan raport para siswa yang semula pada akhir Desember 2021 menjadi Januari 2022.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA