Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Tersangka Kasus Bentrok Ormas PP-FBR Jadi Empat Orang

Kamis 25 Nov 2021 12:09 WIB

Rep: Eva Rianti / Red: Mas Alamil Huda

Polisi menetapkan dua orang tersangka tambahan terkait bentrokan organisasi kemasyarakatan (ormas) Pemuda Pancasila (PP) dengan Forum Betawi Rempug (FBR) yang terjadi di Pasar Lembang, Ciledug, Kota Tangerang, Jumat (19/11) lalu. Foto: Ilustrasi bentrokan.

Polisi menetapkan dua orang tersangka tambahan terkait bentrokan organisasi kemasyarakatan (ormas) Pemuda Pancasila (PP) dengan Forum Betawi Rempug (FBR) yang terjadi di Pasar Lembang, Ciledug, Kota Tangerang, Jumat (19/11) lalu. Foto: Ilustrasi bentrokan.

Empat orang tersangka semuanya dari Pemuda Pancasila.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG – Polisi menetapkan dua orang tersangka tambahan terkait bentrokan organisasi kemasyarakatan (ormas) Pemuda Pancasila (PP) dengan Forum Betawi Rempug (FBR) yang terjadi di Pasar Lembang, Ciledug, Kota Tangerang, Jumat (19/11) lalu. Dengan demikian, jumlah tersangka dalam kasus tersebut menjadi empat orang dari sebelumnya dua orang.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim menuturkan, dua tersangka tambahan tersebut merupakan anggota ormas PP. Sama dengan dua orang lainnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka terlebih dahulu. “Update terbaru, empat orang tersangka, semuanya dari PP,” tutur Abdul kepada Republika.co.id, Kamis (25/11). Dia menyebut, keempatnya yakni berinisial R, K, O, dan Z.

Baca Juga

Berdasarkan penuturannya, dari keempat tersangka, notabene disangkakan Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang kekerasan terhadap orang yang dilakukan secara bersama-sama atau pengeroyokan. Ada juga yang dikenakan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata tajam.

“Tiga orang, yakni tersangka K, O, dan Z dikenai Pasal 170 KUHP. Sedangkan yang satu orang, tersangka R, disangkakan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951,” jelasnya.

Sementara itu, Abdul menuturkan, pihaknya belum menetapkan tersangka dari pihak FBR, menyusul adanya korban dari pihak PP dalam insiden bentrokan tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Dari FBR masih berstatus saksi,” kata dia.

Sebelumnya diketahui, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan, pihaknya telah memeriksa sebanyak 10 orang terkait aksi bentrokan antara ormas PP-FBR. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dua orang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

“10 orang kita amankan, setelah dimintai keterangan, yang terlibat pada peristiwa itu ada dua orang yang saat ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Deonijiu, Senin (22/11).

Diketahui, insiden bentrokan antara ormas PP-FBR mengakibatkan sebanyak lima orang mengalami luka serius. Kelimanya yakni dua orang anggota FBR, dua orang anggota PP, dan satu orang tukang parkir di lokasi kejadian.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA