Friday, 28 Rabiul Akhir 1443 / 03 December 2021

Friday, 28 Rabiul Akhir 1443 / 03 December 2021

Sumber: Putra Muammar Qadafi tak Boleh Ikut Pilpres Libya

Kamis 25 Nov 2021 10:02 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Teguh Firmansyah

Anak laki-laki dan pewaris takhta diktator Libya Muammar Gaddafi, Seif al-Islam pada 2011.

Anak laki-laki dan pewaris takhta diktator Libya Muammar Gaddafi, Seif al-Islam pada 2011.

Foto: Reuters
Seif Qadafi belum menyerahkan bukti bahwa tuntutan terhadapnya telah dibatalkan.

REPUBLIKA.CO.ID, TRIPOLI -- Putra mantan penguasa Libya Muammar Qadafi, Seif al-Islam Qadafi, telah dikeluarkan dari pencalonan sebagai presiden dalam pemilihan umum Libya mendatang. Sumber yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan, keputusan itu ditetapkan oleh pengadilan Libya.

Seperti dilansir Anadolu Agency, Kamis (25/11), sumber itu mengatakan Qadafi  belum menyerahkan bukti bahwa putusan pengadilan atas tuduhan kejahatan perang telah dibatalkan. Pada  2011, sebuah kelompok bersenjata Libya menangkap Seif al-Islam Qadafi.

Dia dijeboloskan di penjara di kota Alzintan, Libya barat.  Dia kemudian diadili di depan pengadilan Libya. Pada tahun yang sama Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Saif al-Islam Qadafi atas tuduhan melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan di Libya.

Pada 2015, Seif al-Islam Qadafi menghadapi hukuman mati karena melakukan kejahatan perang secara berlebihan sambil menekan revolusi melawan pemerintahan ayahnya. Tetapi hukuman itu tidak dieksekusi.

Pemilihan presiden dan parlemen Libya akan berlangsung pada 24 Desember. Komisi Pemilihan Umum Libya membuka pendaftaran untuk kandidat dalam pemilihan presiden pada 8 November. Rakyat Libya berharap bahwa, pemilihan umum mendatang akan berkontribusi untuk mengakhiri konflik bersenjata yang telah melanda negara kaya minyak itu selama bertahun-tahun.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA