Wednesday, 23 Jumadil Akhir 1443 / 26 January 2022

Wednesday, 23 Jumadil Akhir 1443 / 26 January 2022

Titik Temu Moderasi Beragama Arab Saudi-Indonesia

Kamis 25 Nov 2021 05:55 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Menteri Agama Yaqut Cholil Qaumas bertemu dengan Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi Syekh Abdullatif bin Abdulaziz.

Foto:
Indonesia dan Arab Saudi mempunyai agenda sama moderasi beragama

Menag juga mengatakan bahwa tahun depan, Indonesia menjadi pemimpin G20. Dia berharap Arab Saudi bisa hadir untuk menjelaskan tentang Islam wasathiyah dan toleransi antarumat beragama.

Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi Syekh Abdullatif bin Abdulaziz menyambut baik rencana kerja sama dalam penguatan moderasi beragama. 

Menurutnya, Kerajaan Arab Saudi sejak dulu terus berupaya menyebarkan prinsip-prinsip Islam yang moderat. Bahkan pihaknya akan menyelenggarakan muktamar toleransi yang akan melibatkan banyak negara tahun depan.

Menurutnya, Arab Saudi ingin mewujudkan keadilan dan perdamaian dengan sungguh-sungguh demi lestarinya kebaikan. Kebijakan pemerintah Arab Saudi sangat jelas, yaitu menghentikan dai atau imam yang sering menebar kebencian dan ancaman terhadap kedamaian.

Syeikh Abdullatif memberikan pujian kepada masyarakat Indonesia sebagai orang-orang yang senang kedamaian, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Pihaknya mengajak Indonesia untuk bersama memerangi terorisme yang mengancam perdamaian. 

Tak kalah penting dari itu, dia menekankan pentingnya memerangi penggunaan agama untuk kepentingan politik. "Kami juga mengajak melawan dakwah yang penuh dengan ujaran kebencian, dan mengajak pada perpecahan dan permusuhan. Dakwah harus mengajak pada kebaikan, rahmah dan nilai-nilai toleransi," katanya. 

Kepada Menag, Syeikh Abdullatif mengusulkan pembangunan Islamic Center di Indonesia yang akan menjadi markas Islam Wasathiyah. Menurutnya, Islamic Center akan dapat memberi manfaat untuk Islam Indonesia, khususnya untuk mengembangkan Islam moderat. 

 

Baca: Kian Dalami Islam, Mualaf Thenny Makin Yakin Kebenarannya

Kerajaan  Arab Saudi saat ini sudah mengelola delapan Islamic Center, dan banyak program yang telah diwujudkan. "Jika program ini terwujud, ke depan, di Indonesia akan memperoleh manfaat yang besar. Ini jadi program andalan yang dibutuhkan umat Islam. Jika Menag setuju, kami segera realisasikan sebagai wujud kontribusi kami dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan," kata dia.  

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA