Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Ilmu Pariwisata Alami Pergeseran Paradigma

Rabu 24 Nov 2021 09:34 WIB

Red: Gita Amanda

Universitas Nusa Mandiri (UNM), melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menggelar kegiatan Webinar Visiting and Sharing Universities Series 2 dengan mengusung tema “Transformation Towards The Era of Tourism 4.0”, pada Sabtu (20/11).

Universitas Nusa Mandiri (UNM), melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menggelar kegiatan Webinar Visiting and Sharing Universities Series 2 dengan mengusung tema “Transformation Towards The Era of Tourism 4.0”, pada Sabtu (20/11).

Foto: Universitas Nusa Mandiri
Memanfaatkan teknologi yang berkembang, dapat membantu perkembangan sektor pariwisata

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Nusa Mandiri (UNM), melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menggelar kegiatan Webinar Visiting and Sharing Universities Series 2 dengan mengusung tema “Transformation Towards The Era of Tourism 4.0”, pada Sabtu (20/11). Turut dihadiri oleh dekan FEB, Universitas Nusa Mandiri (UNM), Ida Zuniarti dan narasumber Prof Azril Azhari juga Dr Muhammad Haris. Hadir selaku moderator Instianti Elyana, ketua program studi (prodi) Perhotelan, Universitas Nusa Mandiri (UNM).

Ida Zuniarti, dekan FEB dalam sambutannya mengatakan mengenai pentingnya artificial intelligent (AI) memiliki banyak dampak baik. Menurutnya AI saat ini bisa meningkatkan efektivitas perkembangan sektor pariwisata yang juga harus mendapatkan perhatian lebih.

“Semoga dengan adanya webinar ini akan menambah wawasan peserta dan semakin luas pula pengetahuannya. Agar dapat menjadi bekal di masa depan,” ungkapnya dalam sambutan pembukaan kegiatan webinar, Sabtu (20/11) lalu.

Sementara itu, Dr Muhammad Haris menyebutkan akan sangat disayangkan jika sektor pariwisata tidak ada perkembangan teknologi. Sebab, memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini, dapat membantu perkembangan sektor pariwisata di Indonesia.

“Teknologi dapat melakukan apapun. Teknologi tidak terbatas ruang dan waktu, sama seperti pariwisata. Teknologi bisa diakses dan juga digunakan oleh berbagai kalangan. Dan dengan teknologi juga dapat memberikan kemudahan bagi setiap penggunanya,” katanya dalam paparan materi.

Selanjutnya, Prof Azril Azhari menjelaskan dalam ilmu pariwisata telah banyak pergeseran paradigma yang berubah. “Namun, fenomena empiris didalamnya tidak merubah dalam tren penelitian pariwisata,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA