Selasa 23 Nov 2021 20:59 WIB

Arab Saudi Gelar konferensi dan Pameran Evolusi Masjid

Saudi Arab Gelar konferensi dan Pameran Evolusi Masjid

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Muhammad Hafil
Arab Saudi Gelar konferensi dan Pameran Evolusi Masjid . Foto; Masjid Berusia 1.400 Tahun di Taif akan Dihidupkan Lagi
Foto: Saudi Press Agency
Arab Saudi Gelar konferensi dan Pameran Evolusi Masjid . Foto; Masjid Berusia 1.400 Tahun di Taif akan Dihidupkan Lagi

IHRAM.CO.ID, JEDDAH—Pusat Kebudayaan Dunia King Abdulaziz akan menggelar konferensi internasional tentang evolusi sejarah, makna dan fungsi masjid. Acara yang digelar mula 23 hingga 25 November ini akan dihadiri oleh para ahli, sejarawan, arsitek, dan mahasiswa. Konferensi yang merupakan hasil kolaborasi antara Ithra dan Abdullatif Al-Fozan Award untuk Arsitektur Masjid ini akan memamerkan keindahan di balik desain dan fungsi masjid-masjid  bersejarah. 

 

Baca Juga

“Konferensi ini berfungsi sebagai platform pembelajaran menarik yang berfokus pada pelestarian seni Islam dari waktu ke waktu. Konferensi ini memfasilitasi berbagi pengetahuan untuk memajukan pembelajaran tentang sejarah, seni dan arsitektur budaya Islam, khususnya ruang ibadah Islam di dalam Kerajaan dan sekitarnya,” Farah Abushullaih, kepala museum dan pameran Ithra.

“Sementara target utama konferensi mungkin adalah mahasiswa, peneliti, sejarawan, arsitek, seniman, dan individu lain yang ingin memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah luas pelestarian seni dan budaya Islam, hasilnya akan memperluas audiens ini ke masyarakat luas karena akan menghasilkan konten penting untuk generasi mendatang dalam mencari pengetahuan tentang topik ini,” tambahnya.

Acara ini juga dilengkapi dengan pameran yang mengusung tema Shatr Almasjid: The Art of Orientation, di mana para tamu dapat melihat makna historis, evolusi dan fungsi masjid sambil memahami makna dan konteks di balik struktur dan interior masjid dari zaman ke zaman.

“Pameran ini menawarkan peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan apresiasi terhadap masjid dan benda-benda serta karya seni yang dikandungnya, memberikan wawasan tentang masjid dan sejarah sosial, agama, dan seninya,” kata Abushullaih.

Acara ini akan menampilkan lebih dari 25 pakar internasional, lokal dan regional. Mashary Al-Naim, sekretaris jenderal AFAMA, mengatakan, “Konferensi yang diselenggarakan bersama antara Al-Fozan dan Ithra datang dalam kerangka tujuan Penghargaan dalam mengembangkan arsitektur masjid. Penghargaan ini memiliki database internasional untuk data arsitektur masjid, serta jaringan profesional global untuk semua arsitek, peneliti, dan profesional yang bekerja di bidang arsitektur masjid.”

Sumber: https://www.arabnews.com/node/1973281/saudi-arabia

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement