Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Vaksin Pfizer Beri Perlindungan Jangka Panjang pada Remaja

Selasa 23 Nov 2021 12:50 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda

Vaksinasi Covid-19 dengan vaksin Pfizer-BioNTech pada anak-anak berusia lima hingga 12 tahun di Amerika Serikat. Studi terbaru mengungkap kemanjuran vaksin Covid-19 Pfizer untuk remaja.

Vaksinasi Covid-19 dengan vaksin Pfizer-BioNTech pada anak-anak berusia lima hingga 12 tahun di Amerika Serikat. Studi terbaru mengungkap kemanjuran vaksin Covid-19 Pfizer untuk remaja.

Foto: AP/Mary Altaffer
Vaksin Covid-19 Pfizer diklaim efektif untuk lindungi remaja berusia 12-15 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Perusahaan Pfizer mengklaim bahwa vaksin Covid-19 buatannya memberikan perlindungan kuat jangka panjang pada remaja. Hasil studi tahap akhir yang melibatkan remaja berusia 12-15 tahun itu disampaikan pada Senin (22/11).

"Vaksin dua dosis itu ampuh 100 persen melawan virus corona, dihitung tujuh hari sampai empat bulan setelah pemberian dosis kedua," kata pihak perusahaan.

Baca Juga

Data jangka panjang tersebut akan mendukung rencana pengajuan izin penuh penggunaan vaksin pada kelompok usia tersebut di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Pfizer dan BioNTech akan mengajukan permohonan vaksin dosis 30 mikrogram untuk orang berusia 12 tahun ke atas.

Vaksin Covid-19 produksi Pfizer/BioNTechpada Mei mengantongi izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk usia 12-15 tahun. Setelah itu, pada Agustus, vaksin tersebut mendapatkan persetujuan penuh untuk usia 16 tahun ke atas.

Vaksin booster

Menurut Direktur Institut Imunologi University of Pennsylvania, John Wherry, baik vaksin maupun booster akan menciptakan lonjakan antibodi yang mencapai puncaknya satu hingga dua pekan setelah vaksinasi, sebelum menurun dan stabil seiring waktu. Namun, antibodi dari pemberian vaksin booster cenderung lebih stabil di dalam tubuh daripada vaksin dosis awal.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), sejauh ini ada 31.464.669 orang di AS telah menerima suntikan vaksin booster Covid-19. Keefektifan booster menjadi alasan bagi mereka yang memenuhi syarat untuk menerima dosis tambahan itu.

sumber : Antara, Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA