Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

Igor Akui Persikabo Buat Kesalahan Berulang

Selasa 23 Nov 2021 06:29 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Muhammad Akbar

Pelatih Tira Persikabo Igor Kriushenko.

Pelatih Tira Persikabo Igor Kriushenko.

Foto: Dok Liga Indonesia Baru
Igor sendiri enggan menyalahkan kesalahan pemainnya

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persikabo 1973 harus mengakui kekalahan atas Persipura Jayapura. Persikabo kalah dengan skor akhir 1-2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (22/11). 

Pelatih Persikabo, Igor Kriushenko meminta maaf atas kekalahan ini. Menurutnya, terlalu banyak kesalahan kecil yang berulang kali dilakuakn oleh tim. 
 
"Saya tidak akan banyak komen tentang hari ini. banyak kesalahan kecil yang masih berlanjut dan saya tidak tahu kenapa itu masih terus terjadi," kata Igor usai laga. 
 
Persikabo harus tertinggal terlebih dahulu dari gol bunuh diri Roni Beroperay di menit sembilan. Persikabo kembali tertinggal dua gol setelah Ferinando Pahabol mencetak gol di menit 36. 
 
Ciro Alves sempat mengejar ketertinggalan dengan gol di menit 38. Sempat beberapa kali memiliki peluang emas, Persikabo akhirnya mengakhiri laga tanpa poin.
 
"Saya akan melihat pertandingan lagi untuk melihat evaluasi hari ini. Tapi untuk saat ini dari kesalahan salah passing, saya tidak tahu kenapa ini selalu berulang padahal sudah sering diperbaiki," tegas Igor. 
 
Igor sendiri enggan menyalahkan kesalahan pemainnya termasuk Roni yang mencetak gol bunuh diri. Menurutnya, lebih baik fokus pada laga selanjutnya. Apalagi tim menghadapi jadwal padat selama seri ketiga berlangsung. 
 
"Motivasi tersendiri itu pada pendekatan individu, apa yang harus diperbaiki ke depannya. Untuk situasi ini, marah bukan solusi, kita harus melakukan pendekatan mental agar lebih bagus di laga selanjutnya," kata Igor.
 
Sementara itu Roni meminta maaf atas gol bunuh diri yang dilakukannya. Menurutnya, kesalahan fatal dalam mengantisipasi bola muntah membuat mental pemain jatuh.
 
"Saya secara pribadi minta maaf pada kabomania, karena kesalahan saya di babak pertama tadi mempengaruhi performa tim yang istilahnya lagi bagus," kata Roni.
 
"Tapi karena gol bunuh diri mempengaruhi pemain lain. Seperti kata coach, kedepannya akan kita evaluasi dan memperbaiki kesalahan yang tadi," kata Roni.
 

 
 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA