Wednesday, 4 Jumadil Awwal 1443 / 08 December 2021

Wednesday, 4 Jumadil Awwal 1443 / 08 December 2021

Pembakaran Rumah dan Kendaraan Terjadi di Buton

Selasa 23 Nov 2021 05:29 WIB

Red: Ratna Puspita

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Buton AKBP Gunarko mengatakan saat ini situasi di Desa Lasalimu Pantai, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, mulai kondusif usai terjadi kerusuhan dengan aksi pembakaran rumah dan kendaraan. (ilustrasi)

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Buton AKBP Gunarko mengatakan saat ini situasi di Desa Lasalimu Pantai, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, mulai kondusif usai terjadi kerusuhan dengan aksi pembakaran rumah dan kendaraan. (ilustrasi)

Foto: Antara/M Agung Rajasa
Situasi Buton kondusif usai kerusuhan di Desa Lasalimu Pantai, Buton, Senin malam.

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Buton AKBP Gunarko mengatakan, saat ini situasi di Desa Lasalimu Pantai, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, mulai kondusif usai terjadi kerusuhan dengan aksi pembakaran rumah dan kendaraan.

Sebelumnya, Senin (22/11) malam sekitar pukul 19.30 WITA terjadi kerusuhan di Desa Lasalimu Pantai, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton."Alhamdulillah sekarang saya di lokasi, situasinya sudah terkendali, masyarakat sudah menarik diri," kata AKBP Gunarko melalui selulernya dari Kendari, Senin.

Baca Juga

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerusuhan tersebut dipicu putusan sengketa lahan di Pengadilan Negeri Pasarwajo, Kabupaten Buton, Provinsi Sultra. Dampak kerusuhan tersebut mengakibatkan dua unit rumah warga dan tujuh unit kendaraan roda dua serta roda empat dibakar massa. 

Tak hanya itu, satu unit kendaraan roda empat juga tak luput dari amukan massa. Terkait hal itu, Polres Buton saat ini bersiaga di lokasi kejadian dan meminta bantuan dari Brimob Batauga guna mengantisipasi kemungkinan adanya kerusuhan lanjutan.

"Nanti kami minta bantuan dari Brimob Batauga satu kompi dan juga kami di Polres ada sekitar 50 personel. Situasi saat ini sudah terkendali," demikian AKBP Gunarko.

Kerusuhan dengan aksi membakar rumah dan sejumlah kendaraan tersebut direkam oleh warga lainnya yang menyaksikan kejadian tersebut dan saat ini tersebar di media sosial.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA