Senin 22 Nov 2021 21:36 WIB

Operasional Bangunan Baru Stasiun Bekasi Lancar

Pengguna KRL di Stasiun Bekasi dengan tertib mengikuti arahan petugas.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Fuji Pratiwi
Petugas keamanan memberi himbauan untuk mengatur jarak antar penumpang di Stasiun Bekasi, Jawa Barat.
Foto: ANTARA/Fakhri Hermansyah
Petugas keamanan memberi himbauan untuk mengatur jarak antar penumpang di Stasiun Bekasi, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- KAI Commuter memastikan operasional bangunan baru Stasiun Bekasi yang memasuki hari kedua pada hari ini (22/11) berjalan lancar. VP Corporete Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, para pengguna KRL di Stasiun Bekasi dengan tertib mengikuti arahan petugas di lapangan. 

"Mulai kemarin, operasional kereta di Stasiun Bekasi dilayani di jalur 4, 5, 6, dan 7 sehubungan dengan tahapan revitalisasi Stasiun Bekasi," kata Anne dalam pernyataan tertulisnya, Senin (22/11). 

Baca Juga

Anne menjelaskan, penumpang kereta di Stasiun Bekasi dari arah utara atau dari Jalan Perjuangan dapat masuk dan ke luar dengan memanfaatkan akses masuk sementara. Lalu selanjutnya menuju lantai dua bangunan baru dan selanjutnya tap di gate elektronik. 

"Bagi pengguna dari arah selatan atau dari Jalan Ir. H. Juanda dapat langsung menuju lantai dua bangunan baru stasiun untuk tap di gate elektronik," ujar Anne. 

Anne menambahkan, penyekatan di Stasiun Bekasi hari ini dimulai dari zona pertama yang terletak di halaman stasiun depan eskalator menuju gedung baru. Selanjutnya zona dua di depan lift, dan terakhir di zona tiga sebelum pengguna melakukan tap di gate elektronik. 

KAI Commuter mencatat hingga pukul 08.00 WIB pengguna di seluruh stasiun mencapai 129.965 orang. "Angka ini berkurang lima persen dibanding pekan lalu di waktu yang sama," ujar Anne. 

Anne menuturkan, stasiun yang mengalami kenaikan antara lain Stasiun Citayam sebanyak 9.502 pengguna atau naik dua persen, Stasiun Depok Baru sebanyak 6.701 atau naik tiga persen, dan Stasiun Cikarang sebanyak 3.354 orang atau naik dua persen. Sementara stasiun yang mengalami penurunan pengguna antara lain Stasiun Bogor sebanyak 9.100 atau turun satu persen dan Stasiun Parungpanjang sebanyak 5.114 atau turun dua persen. 

Anne memastikan saat ini kapasitas pengguna KRL juga masih berlaku sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 97 tahun 2021. Calon pengguna KRL juga wajib menunjukkan sertifikat vaksin baik melalui aplikasi, sertifikat secara fisik, maupun digital kepada petugas. Petugas akan melakukan antrean penyekatan di stasiun bila kondisi di dalam KRL sudah sesuai kuota.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement