Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Syekh Azhar Bantah Klaim Yahudi Al Aqsha Dibangun Nabi Daud

Senin 22 Nov 2021 06:21 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Nashih Nashrullah

Yahudi hendak mengklaim Masjid Al Aqsa sepenuhnya. Ilustrasi Masid Al Aqsa

Yahudi hendak mengklaim Masjid Al Aqsa sepenuhnya. Ilustrasi Masid Al Aqsa

Foto: Oded Balilty/AP
Yahudi hendak mengklaim Masjid Al Aqsa sepenuhnya

REPUBLIKA.CO.ID, Grand Syekh Al Azhar Mesir, Syekh Ahmad Ath Thayyib memberikan tanggapan atas pernyataan orang-orang Yahudi yang menyebut bahwa Nabi Dawud alaihi salam adalah orang pertama yang memulai pembangunan Masjid Al Aqsa di Palestina lalu diselesaikan oleh putranya nabi Sulaiman alaihi salam. 

Syekh Ahmad Ath Thayyib menegaskan bahwa pernyataan itu sepenuhnya salah. Dan bahwa yang benar adalah Nabi Daud dan Nabi Sulaman keduanya membarui Masjid Al Aqsa. Maka berbeda antara yang memperbarui dan yang membangun. 

Baca Juga

Melalui  salah satu stasiun televisi swasta di Mesir, Syekh Ath Thayyib menjelaskan bahwa dalam orang-orang zionis menginginkan untuk mengambil Masjid Al Aqsa seluruhnya.  

Atau mereka menyebutnya Al Haram Al Maqdis atau Temple  Mount yaitu tempat suci dan dimuliakan sebelum diangkatnya Nabi Dawud dan putranya Nabi Sulaiman, dan juga sebelum menjadi tempat berdoa Nabi Ibrahim dan Nabi Luth. 

Syekh Thayyib menjelaskan bahwa Masjid Al Aqsa itu telah ada sebelum lahirnya Nabi Muhammad ﷺ Dan yang membangun pertama kali adalah Nabi Adam alaihi salam. Nabi Adam membangun Masjid Al Aqsa setelah membangun Ka'bah di Makkah dengan rentang waktu empat puluh tahun. Syekh Thayyib mengutip hadits nabi Muhammad ﷺ:

حَدَّثَنِي أَبُو كَامِلٍ الْجَحْدَرِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ قَالَ ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ مَسْجِدٍ وُضِعَ فِي الْأَرْضِ أَوَّلُ قَالَ الْمَسْجِدُ الْحَرَامُ قُلْتُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ الْمَسْجِدُ الْأَقْصَى قُلْتُ كَمْ بَيْنَهُمَا قَالَ أَرْبَعُونَ سَنَةً وَأَيْنَمَا أَدْرَكَتْكَ الصَّلَاةُ فَصَلِّ فَهُوَ مَسْجِدٌ وَفِي حَدِيثِ أَبِي كَامِلٍ ثُمَّ حَيْثُمَا أَدْرَكَتْكَ الصَّلَاةُ فَصَلِّهْ فَإِنَّهُ مَسْجِدٌ

 

Telah menceritakan kepadaku Abu Kamil al Jahdari telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid telah menceritakan kepada kami al A'masy, dia berkata, lewat jalur periwayatan lain dan telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah dan Abu Kuraib, keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Muawiyah dari al A'masy dari Ibrahim at- Taimi dari bapaknya dari Abu Dzarr dia berkata: 

"Saya berkata, "Wahai Rasulullah, masjid apa yang didirikan di bumi pertama kali?  Rasulullah menjawab, "Masjidil Haram,"  Aku bertanya lagi, "Kemudian apa lagi?" Beliau menjawab: "Masjid al-Aqsha."  

Aku bertanya, "Berapa waktu pembangunan antara keduanya? Nabi  menjawab, "Empat puluh tahun. Dan di mana pun kamu mendapatkan waktu sholat maka sholatlah, dan ia adalah masjid (untukmu)."  

Dan dalam hadits Abu Kamili, "Kemudian di mana pun kamu mendapatkan (waktu) sholat, sholatlah padanya karena ia adalah masjid (untukmu) ' (HR Muslim).   

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA