Sunday, 1 Jumadil Awwal 1443 / 05 December 2021

Sunday, 1 Jumadil Awwal 1443 / 05 December 2021

Palestina Sambut Resolusi PBB Dukung Kedaulatan Atas SDA

Sabtu 20 Nov 2021 18:20 WIB

Red: Teguh Firmansyah

 Seorang wanita Palestina memetik stroberi segar dari kebun keluarganya, pada dini hari di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, Rabu, 6 Januari 2021.

Seorang wanita Palestina memetik stroberi segar dari kebun keluarganya, pada dini hari di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, Rabu, 6 Januari 2021.

Foto: AP/Adel Hana
PBB dukung Palestina atas hak kekayaan SDA termasuk tanah, air, dan energi.

REPUBLIKA.CO.ID, TEPI BARAT -- Palestina pada Jumat menyambut baik resolusi Majelis Umum PBB yang menegaskan kedaulatan Palestina atas sumber daya alam (SDA) mereka.
Dalam sebuah pernyataan, Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki mengatakan pemungutan suara yang mendukung resolusi menegaskan hak dan kedaulatan rakyat Palestina atas sumber daya alamnya termasuk tanah, air, dan sumber daya energi.

Al-Maliki menuntut Israel untuk berhenti mengeksploitasi sumber daya alam di wilayah Palestina yang diduduki. Ia menegaskan tidak ada kedaulatan untuk penjajah (Israel) di tanah negara Palestina atau di kota-kotanya.

Dia juga meminta masyarakat internasional berupaya untuk mendesak penjajah (Israel) untuk menerapkan resolusi internasional dan memastikan kebebasan rakyat Palestina guna mendapatkan keuntungan dari sumber daya alam mereka.

Pada Kamis, Komite Ekonomi dan Keuangan Majelis Umum PBB (Komite Kedua) menyetujui sebuah resolusi, yang menegaskan kedaulatan permanen rakyat Palestina atas sumber daya alam mereka. Resolusi tersebut disetujui oleh 157 negara sementara tujuh negara, termasuk Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Israel, memberikan suara menentang resolusi tersebut.

Sumber,  https://www.aa.com.tr/id/dunia/palestina-sambut-resolusi-pbb-yang-dukung-kedaulatannya-atas-sda/2425856.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA