Sabtu 20 Nov 2021 10:22 WIB

48 Kasus Baru Covid-19 Muncul di Rote Ndao NTT

Dalam sehari, kasus Covid-19 di kabupaten paling selatan NKRI itu bertambah 48 kasus.

Dua orang remaja bersantai di depan rumahnya yang sudah dicat berwarna merah di Kampung Merah Putih di Desa Oeseli, Kabupaten Rote Ndao, NTT, Jumat (19/11/2021). Keberadaan Kampung Merah Putih yang digagas oleh Satgas Pengamanan Pulau Terluar tersebut bertujuan meningkatkan rasa cinta tanah air kepada warga di Desa Oeseli yang berbatasan langsung dengan Australia.
Foto: Antara/Kornelis Kaha
Dua orang remaja bersantai di depan rumahnya yang sudah dicat berwarna merah di Kampung Merah Putih di Desa Oeseli, Kabupaten Rote Ndao, NTT, Jumat (19/11/2021). Keberadaan Kampung Merah Putih yang digagas oleh Satgas Pengamanan Pulau Terluar tersebut bertujuan meningkatkan rasa cinta tanah air kepada warga di Desa Oeseli yang berbatasan langsung dengan Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan, dalam sehari, kasus Covid-19 di kabupaten paling selatan NKRI itu bertambah 48 kasus. Kepala Dinas Kesehatan Rote Ndao Feby Riwu mengatakan, dengan adanya tambahan itu maka kini ada 49 kasus Covid-19 baru di Rote Ndao.

"Kasus baru ini ditemukan setelah kami melakukan penelusuran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rote Ndao dan menemukan ada 47 tahanan dan satu pegawai terkonfirmasi positif Covid-19," katanya di Rote Ndao, Sabtu (20/11).

Ia mengatakan, sebelumnya di kabupaten itu hanya terdapat satu kasus Covid-19, dan kini sudah hampir sembuh karena sudah menjalani perawatan. Dokter Feby mengatakan, setelah ditemukannya sejumlah kasus baru itu, Satgas Covid-19 Rote Ndao langsung melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pegawai dan tahanan di lapas itu.

"Kami masih tunggu juga hasil penelusurannya bagaimana nanti akan kami informasikan," ujar dia.

Ia mengakui, munculnya kasus baru di Rote Ndao, khususnya di lapas itu, diduga berasal dari pegawai lapas atau petugas yang memasok makanan untuk tahanan. Saat ini, para tahanan dan seorang pegawai menjalani isolasi mandiri di lapas dan dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan tes usap kedua untuk memastikan mereka sudah aman.

Untuk lokasi isolasi mandirinya, ujar dia, dilakukan di blok di dalam tahanan dan tetap dipantau oleh petugas kesehatan. Feby menjelaskan, berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan, Pencatatan Sipil, dan Kepandudukan NTT, kasus Covid-19 di NTT naik cukup signifikan.

Berdasarkan laporan Kemenkes, per Kamis (18/11) NTT menempati urutan kedua kasus baru Covid-19 dengan angka mencapai 59 orang per hari. Pemerintah juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan taat pada protokol kesehatan, sehingga tidak mudah terserang Covid-19.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement