Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

Solskjaer Tolak Menyerah Latih MU

Jumat 19 Nov 2021 09:52 WIB

Rep: Rahmat Fajar / Red: Israr Itah

Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer

Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Solskjaer ingin para pemain MU bermain dengan rasa lapar melawan Watford.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer menolak menyerah meski tekanan terus meningkat terhadap dirinya. Tekanan diperparah dengan adanya laporan beberapa pemain bintang MU tak puas terhadap taktiknya.

Spekulasi bahwa Solskjaer akan diganti sebelum akhir musim juga meningkat selama jeda internasional. Nama Brendan Rodgers dan Zinedine Zidane dikaitkan akan mengambil posisi Solskjaer. Namun Solskjaer percaya pekerjaannya layak mendapatkan pengakuan lebih. Ia pun dengan optimistis memimpin latihan untuk persiapan melawan Watford, Sabtu (20/11) malam WIB.

Baca Juga

Setan Merah akan melakukan perjalanan ke Vicarage Road untuk kembali ke jalur kemenangan usai kalah 0-2 pada derby Manchester melawan Manchester City. Laporan the Sun, dikutip dari Mirror, Kamis (18/11), sejumlah pemain besar MU semakin kecewa dengan taktik dan pemilihan pemain. Paul Pogba yang kini dalam tahap pemulihan cedera di Dubai kemungkinan akan hengkang ketika kontraknya habis Juni mendatang.

Donny van de Beek dan Jesse Lingard pun berpikir mencari klub lain karena kurangnya menit bermain di bawah Solskjaer. Mereka mempertimbangkan hengkang pada Januari. 

Namun sampai sekarang manajemen masih mendukung Solskjaer. Melihat hasil akhir musim lalu dan wajah baru skuad musim ini, Solskjaer dianggal melakukan pekerjaannya dengan cukup baik. Sekarang ia berusaha membawa MU ke jalur kemenangan di Liga Inggris serta mengamankan tiket 16 besar Liga Champions.

Solskjaer akan dihadapkan dengan laga besar yaitu melawan Arsenal dan Chelsea. Solskjaer menantang pasukannya lebih kuat lagi.

Bentrokan Liga Primer dengan rival Arsenal dan Chelsea mengikuti, sebelum periode perayaan akhir tahun yang selalu berat. "Pemain adalah manusia dan ketika Anda kalah dalam pertandingan sepak bola, tidak ada obat yang lebih baik daripada memenangkan pertandingan, mendapatkan kepercayaan diri Anda kembali," kata Solskjaer.

Solskjaer berharap pemainnya yang bertugas pada jeda internasional bisa baik-baik saja. Ia meminta anak asuhnya melawan Watford seperti sedang terluka agar bisa meraih kemenangan.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA