Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Pasar Dunia untuk Produk Halal Capai 7 Triliun Dolar AS

Jumat 19 Nov 2021 07:17 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Nashih Nashrullah

Permintaan sertifikat halal dunia kian meningkat. Ilustrasi produk halal

Permintaan sertifikat halal dunia kian meningkat. Ilustrasi produk halal

Foto: Tahta Aidilla/ Republika
Permintaan sertifikat halal dunia kian meningkat

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL – Persatuan Halal Dunia mengatakan pasar dunia untuk produk halal telah mencapai tujuh triliun dolar Amerika.

“Seiring berkembangnya perdagangan dunia dan jumlah produsen yang memasuki pasar meningkat, permintaan sertifikat halal juga meningkat,” kata Kepala Persatuan Halal Dunia, Ahmet Gelir, dikutip Jumat (19/11).

Baca Juga

Gelir menyebut pengerjaan standar halal internasional dimula pada tahun 2000-an dan dipercepat ketika Turki sudah terlibat. Turki mendirikan pendirian Institut Standard dan Metrologi untuk Negara-Negara Islam (SMIIC) di Istanbul yang menekankan pada publikasi standar produk dan layanan halal.

Sekitar 1,86 miliar Muslim di 57 negara Islam dan dunia cenderung mencari informasi tentang apa yang mereka produksi dan konsumsi.

“Produk dan layanan yang diproduksi di dunia Islam diperiksa dan didokumentasikan. Institusi kami memberikan kepercayaan kepada konsumen dengan pemeriksaan yang akurat dan cepat,” ujar dia.

Sertifikasi halal yang diberikan oleh negara-negara Muslim juga telah dicoba di Barat. Gelir menyebut hal ini tidak tepat karena dalam memberikan sertifikasi halal diperlukan pengetahuan detail dalam Islam.

“Inspektur, organisasi sertifikasi, atau badan akreditasi yang tidak memiliki kepekaan iman tidak dapat memeriksa dan mensertifikasi makanan, produk, dan layanan yang akan disajikan untuk umat Islam dengan benar,” ucap dia.

Dia menambahkan Turki juga memiliki lembaga akreditasi halal yang mengawasi dan mengakreditasi lembaga sertifikasi. Lembaga ini akan lebih dikenal dan disambut oleh dunia setiap hari.

KTT Halal Dunia

Dilansir Anadolu Agency, Jumat (19/11), Ketua Dewan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Halal Dunia, Yunus Ete, mengatakan adanya kebutuhan dari Muslim dunia yang meningkat. 

Pangsa Turki di pasar halal dunia saat ini melebihi 100 miliar dolar Amerika. “Sayangnya, Turki dan beberapa negara Muslim memiliki pangsa yang lebih kecil dibandingkan negara-negara lain di dunia, dari makanan halal, keuangan Islam, pariwisata halal, fashion konservatif, kosmetik halal, dan sektor terkait lainnya,” ujar dia.

Pasar halal dunia diperkirakan akan segera mencapai delapan triliun dolar Amerika. Turki bertujuan memperluas pangsanya menjadi 400 miliar dolar Amerika. 

Pekan depan, Istanbul akan menjadi tuan rumah KTT Halal Dunia pada 25-27 November. KTT akan membahas topik hangat di pasar halal dengan para ahli, pejabat tinggi, dan perwakilan pasar dari Turki dan negara lain. Selain KTT, Expo Halal edisi kedelapan juga akan diadakan dari 25 November hingga 28 November. n Meiliza Laveda

 

Sumber: anadolulagency 

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA