Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Ditjen IKMA Dukung Upaya United Bike Gandeng Empat IKM

Kamis 18 Nov 2021 23:59 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

United Bike menandatangani MoU dengan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Gedung United Bike, Tangerang Selatan, Kamis (18/11).

United Bike menandatangani MoU dengan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Gedung United Bike, Tangerang Selatan, Kamis (18/11).

Foto: Republika/Afrizal Rosikhul Ilmi
Dukungan juga datang dari Ditjen lainnya di Kementerian Perindustrian.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian mendukung upaya saling bantu antara pelaku industri kecil dan besar. Hal itu seperti yang dilakukan oleh produsen sepeda United Bike, PT Terang Dunia Internusa yang membangun kemitraan dengan Industri Kecil dan Menengah (IKM) alat angkut. Tujuannya, bisa saling mendukung dalam memajukan industri besar sepeda dan industri penyedia suku cadang dan aksesoris sepeda. 

Kemitraan kedua pihak ditandai dengan penandatanganan MOU antara United Bike dengan empat IKM di Gedung United Bike, Tangerang Selatan, Kamis (18/11). Ini bertujuan mendukung industri besar sepeda di masa datang lewat produk-produk yang dihasilkan dari hasil forum koordinasi. 

Plt Dirjen IKMA Reni Yanita mengatakan, forum koordinasi ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan industri besar sepeda dan peta kemampuan IKM dalam mendukung industri ini. 

"United Bike telah membuka diri kepada IKM tentang kebutuhan dalam industri besar sepeda. Karena dalam satu sepeda kan banyak komponen dan aksesoris sehingga hal ini bisa jadi kerjasama atau link and match antara Industri besar dan IKM," kata Reni, Kamis (18/11). 

Direktur Utama United Bike Group, Henry Mulyadi menjelaskan produk dari IKM nantinya akan digunakan untuk perakitan semua produk sepeda dan juga akan diekspor. Pihaknya juga berharap IKM membuat sampel agar bisa ikut serta dalam pameran ke Eropa dan luar negeri. 

"Kita mau agar kerajinan dalam negeri bisa ditampilkan sebagai aksesoris di sepeda agar kita semua terus semangat. Seperti keranjang atau basket di sepeda yang kini masih mendominasi terbuat dari bahan besi. Oleh karena itu lewat IKM ini bisa kita buat dengan rotan dan bambu," kata Henry. 

Sementara itu, Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kementerian Perindustrian, Dini Hanggandari mengatakan, forum koordinasi ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan industri besar sepeda dan peta kemampuan IKM dalam dukung industri ini. 

"United Bike telah membuka diri kepada IKM tentang kebutuhan dalam industri sepeda besar. Karena dalam satu sepeda kan banyak komponen dan aksesoris sehingga hal ini bisa kerjasama atau link and match antara Industri besar dan IKM," kata Dini.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA