Sunday, 1 Jumadil Awwal 1443 / 05 December 2021

Sunday, 1 Jumadil Awwal 1443 / 05 December 2021

Wapres: Ekonomi Syariah Sejalan Pembangunan Berkelanjutan

Kamis 18 Nov 2021 02:55 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Gita Amanda

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan ekonomi dan keuangan syariah berperan dalam mendukung pemulihan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan ekonomi dan keuangan syariah berperan dalam mendukung pemulihan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan.

Foto: Dok KIP/Setwapres
Ekonomi dan keuangan syariah berperan dalam mendukung pemulihan ekonomi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan ekonomi dan keuangan syariah berperan dalam mendukung pemulihan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan. Hal ini karena, ekonomi dan keuangan syariah memiliki prinsip dan tata nilai-nilai Islam yakni saling membantu dan saling menolong, juga mempunyai prinsip keadilan dan keseimbangan.

"(Ekonomi dan keuangan syariah) sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, yang disertai oleh kesadaran untuk menjaga harmoni antara pembangunan dan kelestarian lingkungan," kata Wapres di acara Asean Universities International Conference On Islamic Finance (AICIF) 2021, Rabu (17/11).

Wapres menjelaskan, cita-cita yang ingin dicapai melalui prinsip-prinsip syariah yakni meningkatkan kesejahteraan dan menghindari kemudaratan juga sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk membangun masyarakat Indonesia yang maju dan sejahtera. Karena itu, pemerintah fokus mendorong kemajuan ekonomi dan keuangan syariah untuk mencapai tujuan tersebut sekaligus mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Sebab, Wapres mengatakan, pemulihan ekonomi global akibat pandemi menghadapi sedikitnya tiga tantangan, yaitu kesenjangan akses vaksin, inflasi harga energi, serta disrupsi rantai pasok. Selain tantangan tersebut, Wapres mengatakan, pemulihan ekonomi masih menghadapi tantangan perubahan iklim yang berpotensi mendisrupsi kehidupan manusia.

Untuk itu, Wapres menilai pemulihan ekonomi global tersebut tidak mungkin dilakukan hanya oleh sebuah negara, melainkan harus dilakukan sinergi dan kolaborasi antar negara. "Kolaborasi itulah yang nantinya bukan hanya menyelesaikan masalah tetapi juga memastikan terwujudnya pembangunan ekonomi yang keberlanjutan di masa yang akan datang," ujarnya.

Ia juga mengharapkan konferensi AICIF ini mampu melahirkan rekomendasi strategis bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, sekaligus mendorong pemulihan ekonomi yang inklusif dan pembangunan berkelanjutan," katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA