Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Film Shang-Chi Kembali Picu Kontroversi di China

Rabu 17 Nov 2021 20:38 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti

Film Shang-Chi kembali memicu kontroversi di China (ilustrasi).

Film Shang-Chi kembali memicu kontroversi di China (ilustrasi).

Foto: Disney Indonesia
Kontroversi kali ini berkaitan dengan insiden pembantaian di Lapangan Tiananmen.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Film Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings dari Marvel Studios telah memicu sejumlah kontroversi di China, karena akar karakter dan komentar Simu Liu terdahulu. Kini, setelah dirilis di Disney +, warga China banyak yang mengkritik referensi dari insiden pembantaian di Lapangan Tiananmen.

Dalam aplikasi media sosial China, Weibo, warganet membagikan beberapa tangkapan layar dari film yang menampilkan pengemudi bus dengan pakaian bertuliskan “8964”. Mereka beranggapan angka tersebut mengacu pada insiden pembantaian di lapangan Tiananmen yang terjadi pada 4 Juni 1989.

Baca Juga

Pembantaian Lapangan Tiananmen bermula dari aksi demonstrasi damai para mahasiswa di China, yang menyerukan diakhirinya korupsi dan mendesak reformasi demokrasi. Sebagai cara untuk menghentikan gerakan, pemimpin tertinggi saat itu Deng Xiaoping memerintahkan pasukan bersenjata dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) untuk menembaki para demonstran di Lapangan Tiananmen.

Jumlah pasti korban tewas tidak pernah dirilis, tetapi diyakini mencapai ribuan. Pemerintah yang dipimpin Partai Komunis China juga telah membatasi peringatan insiden tersebut, melalui penyensoran ketat di internet, televisi, film dan bentuk media lainnya.

Sebelumnya, casting Simu Liu di Shang-Chi telah dikritik di China, terutama karena penampilannya. Baru-baru ini, dia mendapat kecaman karena wawancara lamanya di mana Liu menggambarkan China sebagai kampung halaman yang tidak dirindukan.

“Orang tua saya dibesarkan di sana, tapi juga terpaksa melarikan diri karena saat itu banyak orang sekarat karena kelaparan. Mereka ingin menjalani kehidupan bebas, dan akhirnya bermigrasi ke Kanada,” kata Simu Liu dalam wawancaranya terdahulu seperti dilansir di CBR, Rabu (17/11).

Film Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings menandakan perubahan besar bagaimana Marvel Studios dan Disney menarik penonton China. Meskipun film tersebut telah lolos sensor negara dan sejumlah promosi sudah digencarkan, film tersebut hingga saat ini belum diberi tanggal rilis di China.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA