Sunday, 7 Rajab 1444 / 29 January 2023

Pemkab Bangka Tengah Tanam 2.000 Bibit Pohon

Senin 15 Nov 2021 14:21 WIB

Red: Fuji Pratiwi

Menanam bibit pohon (ilustrasi). Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan penanaman sebanyak 2.000 bibit pohon di lahan kritis.

Menanam bibit pohon (ilustrasi). Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan penanaman sebanyak 2.000 bibit pohon di lahan kritis.

Foto: ANTARA/Seno
Sebanyak 2.000 bibit pohon itu merupakan tanaman buah-buahan.

REPUBLIKA.CO.ID, KOBA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan penanaman sebanyak 2.000 bibit pohon di lahan kritis.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan, penanaman 2.000 bibit pohon tersebut menggandeng mahasiswa IAIN SAS Babel yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Lubuk Besar. "Kita ajak mahasiswa tersebut untuk cinta lingkungan dan memulihkan kembali lahan yang sudah kritis," ujar Algafry di Koba, Senin (15/11).

Baca Juga

Ia mengatakan, sebanyak 2.000 bibit pohon itu merupakan tanaman buah-buahan yang tidak hanya untuk menghijaukan kembali lahan yang rusak tetapi dalam jangka panjang bisa menghasilkan buah untuk dimakan. "Lahan kritis itu merupakan bekas penambangan bijih timah yang sudah lama ditinggalkan namun dibiarkan begitu saja tanpa dilakukan reboisasi," ujar Algafry.

Sebelumnya dalam pertemuan dengan Komisi IV DPR, Algafry memaparkan kondisi kawasan hutan di daerah itu dalam kondisi rusak. "Kondisi lahan yang rusak itu ada yang semi kritis, kritis dan sangat kritis dengan persentase mencapai 57 persen," ujarnya.

Algafry mengatakan penanaman pohon menjadi salah satu komponen penting dalam pemberdayaan masyarakat serta kelestarian lingkungan. "Peran para pemuda dan kita semua sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan," kata dia.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA