Thursday, 24 Jumadil Akhir 1443 / 27 January 2022

Thursday, 24 Jumadil Akhir 1443 / 27 January 2022

AS Sanksi Militer Eritrea Terkait Konflik Ethiopia

Ahad 14 Nov 2021 07:59 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Presiden AS, Joe Biden

Presiden AS, Joe Biden

Foto: AP/VOA
Eritrea telah mengirim militernya ke wilayah Tigray untuk membela pemerintah Ethiopia

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat (AS) pada Jumat mengeluarkan sanksi tahap pertama yang menargetkan mereka yang terlibat dalam konflik memburuk di Ethiopia. AS memasukkan militer Eritrea dan satu-satunya partai politik ke dalam daftar hitam.

Selain menjatuhkan hukuman pada Militer Pertahanan Eritrea (EDF), dan partai politik Front Rakyat untuk Demokrasi dan Keadilan (PFDJ) pimpinan Presiden Eritrea Isaias Afwerki, pemerintahan Biden juga menghukum segelintir pejabat tinggi, dan aset ekonomi.

Baca Juga

Mereka termasuk Abraha Kassa Nemariam, kepala Kantor Keamanan Nasional Eritrea, sebuah perusahaan induk yang dikenal sebagai Hidri Trust di mana PFDJ. Ia menjalankan perusahaan bisnisnya. Kemudian penasihat ekonomi partai Hagos Ghebrehiwet W Kidan. Demkian menurut laporan Departemen Keuangan AS.

AS juga menerapkan sanksi terhadap perusahaan Perdagangan Laut Merah, yang menurut Depkeu AS, mengelola properti dan kepentingan keuangan PFDJ.

“Kami mengutuk peran berkelanjutan yang dimainkan oleh aktor Eritrea yang berkontribusi pada kekerasan di Ethiopia utara, yang telah merusak stabilitas dan integritas negara dan mengakibatkan bencana kemanusiaan,” kata Direktur Kantor Pengendalian Aset Luar Negeri AS Andrea M. Gacki dalam sebuah pernyataan.

"Kami akan terus menggunakan semua alat dan otoritas kami untuk menargetkan dan mengekspos mereka yang tindakannya memperpanjang krisis di kawasan itu, yang menyebabkan ratusan ribu orang menderita," tutur dia.

Eritrea telah mengirim militernya ke wilayah Tigray, utara Ethiopia untuk mendukung pemerintah pusat Ethiopia, yang telah terkunci dalam konflik dengan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) selama lebih dari setahun.

Presiden AS Joe Biden pada September menandatangani wewenang yang memungkinkan Departemen Keuangan menjatuhkan sanksi pada semua pihak dalam konflik yang sedang berlangsung di Ethiopia. 

Sumber,  https://www.aa.com.tr/id/dunia/as-sanksi-militer-dan-partai-politik-eritrea-terkait-konflik-ethiopia/2420148.

Pemerintahan Biden telah mencari pihak-pihak untuk menerima upaya mediasi yang dipimpin Uni Afrika, menunjuk tim negosiasi, menyetujui negosiasi tanpa prasyarat, dan menerima undangan pembicaraan awal.

sumber : Anadolu
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA