Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Seluruh Masjid hingga Surau akan Dibuka Pekan Depan

Ahad 14 Nov 2021 00:01 WIB

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Muhammad Hafil

Seluruh Masjid hingga Surau akan Dibuka Pekan Depan. Foto:  Umat Islam Malaysia berangkat usai salat Jumat di sebuah masjid di Kuala Lumpur, Malaysia, 01 Oktober 2021. Umat Islam di Kuala Lumpur dan Putrajaya diizinkan untuk mengikuti salat Jumat dengan kapasitas masjid yang sebenarnya dengan tetap menjaga prosedur jarak sosial 1,5 meter.

Seluruh Masjid hingga Surau akan Dibuka Pekan Depan. Foto: Umat Islam Malaysia berangkat usai salat Jumat di sebuah masjid di Kuala Lumpur, Malaysia, 01 Oktober 2021. Umat Islam di Kuala Lumpur dan Putrajaya diizinkan untuk mengikuti salat Jumat dengan kapasitas masjid yang sebenarnya dengan tetap menjaga prosedur jarak sosial 1,5 meter.

Foto: EPA-EFE/AHMAD YUSNI
Pekan depan seluruh masjid dan surau akan dibuka.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDAR SRI BEGAWAN—Semua masjid di Brunei akan dibuka dan beroperasi kembali mulai pekan depan. Keputusan ini diambil ketika Brunei telah memasuki fase transisi pada 19 November nanti, dengan persetujuan Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu'izzaddin Waddaulah ibni Al-Marhum Sultan Haji Omar 'Ali Saifuddien Sa'adul Khairi Waddien, Sultan dan Yang Di-Pertuan Brunei Darussalam dan sesuai dengan keputusan Majelis Agama Islam Brunei (MUIB).

Menteri Agama Pehin Udana Khatib Dato Paduka Seri Setia Ustaz Haji Awang Badaruddin bin Pengarah Dato Paduka Haji Awang Othman mengatakan, masjid-masjid akan dibuka hanya untuk pelaksanaan sholat wajib dan sholat Jumat. Sedangkan kegiatan keagamaan lainnya akan ditunda hingga situasi COVID membaik. Pedoman tersebut ditetapkan setelah berdiskusi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan disampaikan kepada Komite Kesejahteraan dan disetujui oleh Rapat Komite Pengarah COVID-19 pada 9 November.

Baca Juga

Menteri mengatakan hanya jemaah berusia 18 tahun ke atas dan telah menerima dua dosis vaksin COVID-19, yang diizinkan untuk melakukan shalat Jumat dan shalat harian di masjid, surau dan aula keagamaan, termasuk surau di bawah yurisdiksi Angkatan Bersenjata Kerajaan Brunei. RBAF) dan Royal Brunei Police Force (RBPF). Sholat Jumat hanya boleh dihadiri oleh jamaah laki-laki, sedangkan sholat jamaah harian diperbolehkan untuk jamaah laki-laki dan perempuan. Kapasitas masjid tergantung pada ukurannya dengan jarak satu meter, kata menteri.

“Mereka yang memiliki gejala seperti flu dan berisiko tinggi tidak diperbolehkan memasuki masjid. Jemaah juga diwajibkan membawa sajadah besar dan berwudhu di rumah. Penggunaan fasilitas masjid seperti toilet dan tempat wudhu juga tidak dianjurkan,” kata menteri yang dikutip di ABNA, Sabtu (13/11). 

Jemaat wajib memakai masker, memeriksakan suhu tubuh, dan menghindari jabat tangan. Mereka dihimbau untuk menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki masjid. Menteri mengatakan personel berseragam, anggota komite Takmir masjid, pemuda dan relawan akan mengontrol masuk ke masjid. Standar operasional prosedur (SOP) untuk fase endemik akan diumumkan kemudian.

Sumber

https://en.abna24.com/news//brunei’s-mosques-set-to-reopen-as-of-next-week_1197873.html

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA