Jumat 12 Nov 2021 15:05 WIB

Satpol PP Bandung Antisipasi Keramaian pada Akhir Pekan

Petugas pun diterjunkan untuk mengawasi aktivitas masyarakat.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Andi Nur Aminah
Wali Kota Bandung Oded M Danial
Foto: Edi Yusuf/Republika
Wali Kota Bandung Oded M Danial

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung mengantisipasi potensi keramaian masyarakat pada akhir pekan di pusat kota saat pandemi Covid-19. Salah satu yang dilakukan dengan yaitu dengan menerjunkan seluruh petugas untuk mengawasi aktivitas masyarakat.

"Sudah kita antisipasi dari Satpol PP melibatkan personel yang ada sekarang penuh karena antisipasi lonjakan weekend," ujar Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi, Jumat (12/11).

Baca Juga

Untuk menunjang pengawasan, pihaknya telah memiliki tiga unit kendaraan bus yang terdiri dari dua bus digunakan untuk penyuluhan dan sosialisasi di masa pandemi Covid-19. Sedangkan satu bus untuk kegiatan penindakan tindak pidana ringan (tipiring) on the spot.

Ia mengatakan sosialisasi tentang protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 akan dilaksanakan di 30 kecamatan di Kota Bandung secara terjadwal. Keberadaan bus-bus tersebut memudahkan petugas untuk bekerja melakukan pengawasan.

"Ya memang sekarang tipiring lebih efektif efisien, kalau gelar sidak mendapatkan pelanggar kita mintai KTP, bisa nunggu lama satu minggu jadwal pengadilan tapi sekarang hari ini pelanggar melanggar langsung diberikan sanksi on the spot," katanya.

Ia mengatakan pada bus yang digunakan untuk kegiatan tipiring akan diisi oleh petugas dari Satpol PP, Polrestabes, Kejaksaan dan hakim. Diharapkan keberadaannya mampu mempercepat kegiatan penindakan.

Rasdian menambahkan pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan menindak masyarakat atau perorangan yang melanggar protokol kesehatan. Pihaknya sejauh ini banyak memberikan teguran kepada para pelanggar protokol kesehatan.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial berharap keberadaan ketiga bus yang didanai dari Dana Insentif Daerah (DID) ini dapat meningkatkan kinerja Satpol PP dalam melakukan penegakan disiplin terkait protokol kesehatan. "Saya berharap dengan tiga mobil ini menjadi sarana bagi Satpol PP Kota Bandung untuk pelaksanaan penegakan disiplin," katanya.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement