Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

Petambak Tewas Diterkam Buaya

Jumat 12 Nov 2021 00:50 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Buaya

Buaya

Foto: AP
Paman Korban melaporkan Alam ke tim SAR karena menghilang.

REPUBLIKA.CO.ID, TARAKAN -- Seorang petambak bernama Alam (27), warga Kelurahan Mamburungan, Tarakan ditemukan tewas akibat diterkam buaya di perairan Mangkudulis, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara). Korban ditemukan oleh tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tarakan, Kamis.

"Sekitar pukul 15.13 WITA, tim SAR gabungan telah berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Tarakan Amiruddin diwakili Kasi Ops Dede Heriana.

Baca Juga

Korban Alam ditemukan pada hari kedua operasi pencarian dalam kondisi meninggal dunia pada radius 8 NM dengan heading 97 derajat ke arah timur dari lokasi kejadian perkara."Selanjutnya korban langsung dievakuasi menuju ke Pelabuhan Perikanan Kota Tarakan untuk diserahkan ke keluarga korban," kata Dede.

Saat operasi pencarian, kondisi cuaca untuk arah angin ke timur dengan kecepatan angin 4 sampai 10 knots dan tinggi gelombang 0,25 sampai 0,5 knots.Sebelumnya, Kantor SAR Tarakan menerima laporan dari Hariyanto yang merupakan paman korban pada Rabu (10/11) sekitar pukul 08.35 WITA terkait hilangnya Alam.

Aksi terkaman buaya bukan pertama kali terjadi. Pada awal November ini, Ketua DPRD Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Iskandar, selamat dari gigitan buaya setelah dirinya berhasil melakukan perlawanan dengan mengibaskan kakinya.

Buaya tiba-tiba muncul saat ia mencuci tangan. Buaya dengan ukuran kurang lebih dua meter sempat menggigit kaki bagian kiri namun lukanya tidak begitu parah, kata Iskandardi Merawang, Selasa.

Menurut Iskandar, musibah yang menimpa dirinya terjadi pada Senin (1/11) sore sekitar pukul 17.00 WIB di selokan air yang berada kebun sawit miliknya di Merawang."Buaya berhasil menggigit kaki kiri tetapi tidak terlalu parah, kejadiannya saat saya hendak mencuci tangan di selokan air setelah selesai menebar pupuk kelapa sawit," jelasnya.

Dia mengaku tidak menyangka di selokan tersebut ada buaya yang panjangnya lebih kurang dua meter."Saya berteriak minta tolong saat buaya berusaha menggigit kaki, akibatnya terdapat luka di bagian kaki dengan celana sobek akibat gigitan buaya," jelasnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA