Kamis 11 Nov 2021 14:58 WIB

Pemprov Kalsel Fokuskan Anggaran 2022 Bagi Pemulihan Ekonomi

Salah satu rekomendasi dewan adalah pengembangan PAD berbasis digitalisasi.

Gubernur Kalimantan Selatan Dr ( HC) H Sahbirin Noor, SSos, MH,  menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kalimantan  Selatan, di DPRD Kalsel Jl Lambung Mangkurat (8/11).
Foto: istimewa
Gubernur Kalimantan Selatan Dr ( HC) H Sahbirin Noor, SSos, MH, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kalimantan Selatan, di DPRD Kalsel Jl Lambung Mangkurat (8/11).

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN--Gubernur Kalimantan Selatan Dr ( HC) H Sahbirin Noor, SSos, MH,  menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kalimantan  Selatan, di DPRD Kalsel Jl Lambung Mangkurat, Kamis (11/11).

Rapat paripurna tersebut mengagendakan Tanggapan atau Jawaban Gubernur Kalsel Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kalsel atas Raperda Provinsi Kalsel terhadap Pemandangan Umum terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2022.

Gubernur Sahbirin Noor sebelum memaparkan tanggapan mengucapkan penghargaan dan terima kasih kepada lembaga  legislatif melalui fraksi - fraksi atas rekomendasi saran- saran yang disampaikannya."Semua catatan dan rekomendasi dewan terkait upaya optimalisasi pendapatan daerah menjadi atensi kami (pemerintah daerah,red). Terima kasih atas usul dan sarannya," ucapnya.

Dijelaskan Gubernur Kalsel,  setelah dilakukan  review dari saran  maupun evaluasi dewan terkait Raperda APBD 2022  ada beberapa catatan penting,  yaitu  optimalisasi,  efektivitas dan efisiensi anggaran " ucap Paman Birin, - sapaan akrab kepala daerah kelahiran 12 November 1967.

Salah satu rekomendasi dewan adalah  pengembangan PAD berbasis digitalisasi, intensifikasi dan ekstensifikasi. Saat ini upaya di atas terus disempurnakan melalui sistem aplikasi sederhana dan mudah serta mengkedepankan aspek transparansi.

Paman Birin mengatakan salah satu konsentrasi pembangunan di tahun 2022 adalah upaya berkelanjutan pemulihan ekonomi akibat pandemi. Optimalisasi pendapatan PAD tetap dilakukan. Strategi yang dilakukan harus mengacu perundang undangan daerah dan  tidak membebani rakyat.

Paman Birin menegaskan, fokus RKPD Kalsel  2022 meliputi peningkatan pembangunan di bidang  kesehatan, pendidikan, keterampilan UMKM, investasi hilirisasi industri pertanian, pariwisata, penanganan banjir dan Covid-19. Terkait dengan Raperda APBD Tahun Anggaran 2022, Pemerintah Provinsi Kalsel  fokus pada pembangunan yang mengarah pada inovasi kreatif.

“Muatan rancangan APBD Tahun 2022 ini tetap menitikberatkan pada apa yang tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2022 dan tetap mempertimbangkan dinamisasi perkembangan lingkungan strategis," tekannya.

Gubernur Kalsel mengingakan Kepala SKPD untuk lebih kreatif dalam menyikapi tantangan perekonomian , terutama di masa pendemi. Ketua DPRD Kalsel H Sufian HK memberikan apresiasi atas atas atensi Pemprov Kalsel dalam memberikan tanggapan terkait Raperda APBD 2022.

"Terima kasih kami sampaikan kepada Gubernur Kalsel dan jajaran atas tanggapan dan jawaban terkait catatan catatan penting dari kami selaku  legislatif terhadap Raperda APBD 2022," ucap Sufian HK. 

Berdasarkan pantauan media ini Paripurna DPRD Kalsel ini juga dihadiri Kepala SKPD  antara lain Kepala Dinas ESDM, Isharwanto, Kepala BKD Sulkan, Kadis Koperasi dan UKM Gustafa Yandi.

Kemudian Kadis Kelautan dan Perikanan Rusdi Hartono, Kepala Bakeuda, Kadinkes  HM.Muslim, Agusdian Noor, Kadinsos Siti Nooriyani, Kadisnakertrans Siswansyah. Kadis Kependudukan Pencatatan Sipil dan Keluarga Sipil, Irfan Sayuti. Bahkan para Kepala SKPD yang hadir terlihat menyimak serius serta  mencatat tanggapan dan arahan Gubernur Kalsel. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement