Selasa 09 Nov 2021 16:30 WIB

Ganjar Pranowo: Jateng Siaga Bencana Hingga 5 Bulan ke Depan

Ganjar meminta tempat pengungsian dan logistik dipersiapkan dengan matang.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak seluruh pihak untuk siaga terhadap bencana hingga lima bulan ke dean (ilustrasi).
Foto: dok. Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak seluruh pihak untuk siaga terhadap bencana hingga lima bulan ke dean (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menginstruksikan semua instansi dan elemen masyarakat, terutama yang bergerak di bidang kebencanaan agar siaga sampai April 2022. Tujuannya untuk mengurangi risiko bencana saat musim hujan.

"Informasi BMKG mencatat, Jateng akan dilanda cuaca ekstrem berupa hujan lebat pada Desember nanti, Januari akan turun dan Februari akan tinggi lagi, kita harus siap siaga sampai April tahun depan dan siap menghadapi situasi yang terburuk," katanya di Semarang, Selasa (9/11).

Baca Juga

Hal itu disampaikan Ganjar saat memimpin apel kesiapsiagaan bencana di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah yang diikuti jajaran TNI-Polri, Kejaksaan, dan seluruh elemen kebencanaan hingga sukarelawan di Jateng.

Orang nomor satu di jajaran Pemprov Jateng itu juga memerintahkan seluruh kepala terus melakukan edukasi dan menyebarkan peta bencana sekaligus informasi kepada masyarakat. "Gandeng aktivis dan sukarelawan kebencanaan, kelompok-kelompok masyarakat juga bisa dilibatkan untuk terus memberikan edukasi. Gunakan early warning system meskipun dengan alat sederhana, bisa kentongan, ilmu titen dan lainnya, yang masyarakat sudah paham," ujarnya.

Tempat-tempat pengungsian, lanjut Ganjar, juga harus disiapkan dengan penerapan protokol kesehatan ketat, khususnya di daerah-daerah rawan bencana. "Logistik mesti siap, peralatan harus on dan stand by semuanya, tidak boleh ada yang rusak. Saya juga minta minimal sekali dalam bulan ini, digelar simulasi penanganan bencana agar masyarakat tahu dan siap menghadapi situasi terburuk," kata dia.

Selain kesiapsiagaan bencana, Ganjar juga meminta instansi di sektor kehutanan terus menggalakkan penanaman dengan melibatkan masyarakat dan mengedukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

"Mumpung ini musim hujan, ayo giatkan penanaman. Sambil menanam, kita stand by terus, mudah-mudahan tidak ada bencana, tapi kalau ada kita sudah siap semuanya," ujarnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement