Tuesday, 16 Syawwal 1443 / 17 May 2022

Tentara Bunuh dan Lukai Rekan di India

Senin 08 Nov 2021 19:06 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Police Line

Police Line

Foto: [ist]
Ranjan kehilangan kendali dan dalam kemarahan melepaskan tembakan ke rekan-rekannya.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI (AA) -- Seorang tentara paramiliter India menembak mati empat rekannya dan melukai tiga lainnya di negara bagian Chhattisgarh tengah. Demikian disampaikan berwenang, Senin.

Penembak dan para korban berasal dari Pasukan Polisi Cadangan Pusat (CRPF) India dan insiden itu terjadi di sebuah kamp di distrik Sukma Chhattisgarh, sekitar 400 kilometer (248 mil) dari ibu kota negara bagian Raipur.

Baca Juga

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara CRPF di New Delhi mengidentifikasi penembak sebagai Polisi Reetesh Ranjan dan mengatakan dia telah ditangkap. "Berdasarkan Prima Facie, ada  beberapa tekanan emosional yang mengarah ke ketidakseimbangan psikologis yang tiba-tiba, Ranjan kehilangan kendali dan dalam kemarahan melepaskan tembakan ke rekan-rekannya," demikian bunyi pernyataan itu.

“Polisi setempat telah memulai penyelidikan atas kasus ini dan semua tindakan hukum akan mengikuti. CRPF telah memerintahkan penyelidikan untuk memastikan penyebab insiden dan memberikan masukan untuk perbaikan di masa depan.”

Sumber, https://www.aa.com.tr/id/dunia/tentara-bunuh-dan-lukai-rekan-di-india-/2414882.

Banyak kasus bunuh diri dan pembunuhan antarpasukan telah dilaporkan di kamp paramiliter di India selama beberapa tahun terakhir. Hasil investigasi menunjukkan tingkat stres yang tinggi dan kondisi kerja yang sulit.

Menurut catatan CRPF, 101 kasus bunuh diri telah dilaporkan di jajarannya dari tahun 2020 hingga September tahun ini.

Kasus terbaru adalah pada Januari ini, ketika seorang prajurit paramiliter yang ditempatkan di distrik Bastar di Chhattisgarh menembak mati seorang rekan dan melukai yang lain sebelum mencoba untuk bunuh diri.

sumber : Anadolu
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA