Senin 08 Nov 2021 10:12 WIB

Basarnas Evakuasi Wisatawan Terseret Ombak Pesisir Sawarna

Seorang lagi menghilang terseret ombak ke tengah laut Pantai Ciantir, Kawasan Sawarna

Ribuan wisatawan bermain di pantai Tanjung Layar, Sawarna, Lebak, Banten
Foto: Antara/Weli Ayu Rejeki
Ribuan wisatawan bermain di pantai Tanjung Layar, Sawarna, Lebak, Banten

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Badan SAR Nasional ( Basarnas) Banten melakukan operasi pencarian dan evakuasi wisatawan dari Bekasi, Jawa Barat yang terseret ombak dan menghilang di pesisir kawasan Sawarna, Bayah, Kabupaten Lebak.

"Kami sejak pagi hingga siang ini masih melakukan evakuasi dan belum menemukan wisatawan itu," kata Humas Basarnas Banten Wahyu.

Baca Juga

Peristiwa kecelakaan laut itu dua wisatawan dari Bekasi Jawa Barat, Ahad (7/11) sekitar pukul 06.30 WIB berenang di Pantai Ciantir, kawasan Sawarna, Bayah, Kabupaten Lebak.

Kedua wisatawan itu, satu di antaranya dapat diselamatkan namun seorang lagi menghilang terseret ombak ke tengah laut Pantai Ciantir, Kawasan Sawarna.

Saat ini Basarnas Banten bersama relawan penyelamat pantai juga TNI, Polri, BPBD setempat hingga nelayan melakukan pencarian dan pertolongan kepada wisatawan itu.

Wisatawan yang terseret bernama Dzikri (21) alamat Jalan Sapiul Kelurahan Jati Cempaka Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat. "Kami berharap wisatawan yang menghilang terseret ombak itu ditargetkan hari ini bisa ditemukan jika gelombang normal," kata Wahyu.

Menurut dia, Basarnas Banten menggunakan alat yang digunakan untuk melakukan evakuasi Rescue Car, Palsar Air, Palsar Komunikasi, Palsar Medis dan APD Hazmat.

Selama ini, cuaca di selatan Lebak berawan dengan arah angin barat laut dengan ketinggian gelombang 2.5 sampai 4 meter. "Kami bekerja keras agar wisatawan yang menjadi korban kecelakaan laut dapat ditemukan," katanya menjelaskan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement