Friday, 12 Rajab 1444 / 03 February 2023

Atalanta Bekuk Cagliari, Gasperini Cetak Kemenangan Ke-200

Ahad 07 Nov 2021 08:11 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini.

Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini.

Foto: AP/Peter Powell/Pool EPA
Gasperini bergabung bersama Ancelotti, Allegri, Spalleti, dan Guidolin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gian Piero Gasperini membukukan kemenangan ke-200 di kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, saat Atalanta membekuk Cagliari 2-1 di Stadion Unipol Domus, Ahad (7/11) dini hari WIB. Gasperini bergabung dengan klub eksklusif jajaran pelatih yang mencapai tonggak 200 kemenangan di Serie A sejak format tiga poin.

Gasperini bergabung bersama Carlo Ancloetti, Massimiliano Allegri, Luciano Spalletti, dan Francesco Guidolin. Kemenangan ke-200 Gasperini itu disokong gol-gol Mario Pasalic dan Duvan Zapata untuk Atalanta yang hanya bisa dibalas sekali oleh tuan rumah melalui Joao Pedro.

Hasil itu sekaligus menandai kali pertama Atalanta mampu meraih kemenangan atas Cagliari untuk empat pertemuan berturut-turut. Pasalic membuka keunggulan Atalanta saat pertandingan baru berjalan enam menit lewat sontekan jarak dekatnya, memanfaatkan operan dari Davide Zappacosta.

Kendati mendominasi permainan dan beberapa kali mengancam gawang tuan rumah lagi lewat Pasalic, Zapata, dan Jose Luis Palomino, Atalanta malah kehilangan keunggulan pada menit ke-27 setelah gagal mengantisipasi serangan balik Cagliari.

Bek gaek Diego Godin mengirimkan umpan terobosan akurat yang bisa dikejar oleh Joao Pedro sebelum top skorer Cagliari itu memperdaya kiper Juan Musso dengan sepakan ke area tiang dekat demi membuat kedudukan imbang 1-1.

Gol itu tak mengubah kendali permainan yang tetap dikuasai Atalanta dan La Dea akhirnya merestorasi keunggulan dua menit jelang turun minum saat Zapata menyelesaikan umpan kiriman Teun Koopmeiners.

Atalanta tetap memegang kendali di paruh kedua, sayang tak satu pun dari sepuluh percobaan tembakan bisa membuahkan gol tambahan, termasuk tembakan Josip Ilicic yang hanya menghasilkan sepak pojok karena ditepis kiper Alessio Cragno pada menit ke-76.

Sebaliknya, Cagliari beberapa kali balas mengancam, tapi tak satu pun percobaan itu menemui sasaran dan skor 2-1 bagi Atalanta bertahan hingga peluit bubaran.

Atalanta sementara naik ke peringkat keempat klasemen dengan raihan 22 poin, menggusur AS Roma. Sedangkan Cagliari yang gagal menambah koleksi enam poin miliknya, tertahan di dasar klasemen.

Selepas jeda internasional, Atalanta akan menjamu Spezia di Stadion Gewiss pada 20 November dan sehari kemudian Cagliari bertandang ke Stadion Mapei menghadapi Sassuolo.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA