Wednesday, 17 Syawwal 1443 / 18 May 2022

Bruno Fernandes: Manchester United Harus Berubah

Ahad 07 Nov 2021 01:34 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Andri Saubani

Ekspresi kekecewaan dua pemain Manchester United, Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes, setelah gawangnya dijebol Manchester City pada laga derby Manchester di Old Traffford, Sabtu (6/11). City mengalahkan MU 2-0.

Ekspresi kekecewaan dua pemain Manchester United, Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes, setelah gawangnya dijebol Manchester City pada laga derby Manchester di Old Traffford, Sabtu (6/11). City mengalahkan MU 2-0.

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Fernandes terpukul timnya dipermalukan Manchester City di kandang sendiri.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Gelandang kreatif Manchester United (MU) Bruno Fernandes menegaskan, timnya tidak dapat mempertahanlan konsistensi penampilan di setiap pertandingan. United baru saja mengalami kekalahan 0-2 dari Manchester City pada laga lanjutan Liga Primer Inggris.

"Kami harus berbicara lebih sedikit dan berbuat lebih banyak. Kami harus berubah karena ini sudah terjadi berkali-kali. Apa yang kami lakukan tidak cukup," kata Fernandes kepada Sky Sports, Ahad (7/11).

Baca Juga

Fernandes terpukul timnya dipermalukan oleh rival sekota Manchester City dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-11 Liga Primer Inggris 2021/2022 di Stadion Old Trafford, Sabtu (6/11) malam WIB tadi. Tim asuhan Josep Guardiola mengontrol penguasaan bola, dengan catatan 68 persen.

City pun juga menguasai lebih banyak lapangan dan melakukan manuver yang jauh lebih banyak daripada tuan rumah. Alhasil, ini melanjutkan tren negatif MU dibawah kepemimpinan Ole Gunnar Solskjaer.

Sejauh ini juru taktik asal Norwegia gagal menunjukkan identitas permainan MU dengan materi pemain bintang. Lebih lanjut, pesepak bola berpaspor Portugal menambahkan para rekan setim harus berbuat pun berlatih dan bekerja lebih keras lagi demi bisa bersaing dengan tim-tim papan atas Liga Inggris.

"Setiap orang harus melihat ke cermin apa yang Anda lakukan salah. Anda tidak dapat mengubah mentalitas orang lain, Anda harus melihat diri Anda sendiri dan memahami apa yang dapat Anda lakukan dengan lebih baik," sambung Fernandes.

Adapun kekalahan atas Leicester City, ditambah dengan kekalahan berturut-turut di liga Inggris melawan dua rival abadi MU telah meningkatkan tekanan pada Solskjaer dan para pemainnya yang berkinerja buruk.

Praktis MU dituntut untuk kembali berada dalam jalur positif setelah jeda internasional selama dua pekan ke depan. Hal itu diklaim bisa jadi bahan pun waktu evaluasi Edinson Cavani dan kawan-kawan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA