Saturday, 15 Muharram 1444 / 13 August 2022

BMH Serahkan Motor untuk Dai di Pegunungan Tampobulu

Jumat 05 Nov 2021 05:22 WIB

Red: Irwan Kelana

Pengurus BMH Perwakilan Sulawesi Selatan menyerahkan motor  kepada dai tangguh Ustadz Harun yang sehari-hari bertugas di daerah pegunungan Tampobulu, Rabu (3/11).

Pengurus BMH Perwakilan Sulawesi Selatan menyerahkan motor kepada dai tangguh Ustadz Harun yang sehari-hari bertugas di daerah pegunungan Tampobulu, Rabu (3/11).

Foto: Dok BMH
Motor dai itu untuk mendukung dakwah Ustadz Harun di daerah pegunungan.

REPUBLIKA.CO.ID, MAROS -- Ustadz Harun merupakan dai yang selama ini berkiprah dakwah di Pegunungan Tampobulu Maros, Sulawesi Selatan.

Lokasinya tidak bisa dibilang dekat. Minimal memakan waktu sekitar satu jam dari Tamalanrea, Makassar dengan menyusuri jalan yang  sebagian  masih dominan pepohonan di kanan dan kiri.

Kondisi itu menjadikan kiprah dai jauh dari sorotan media. Namun, sekalipun jauh dari perkotaan, dakwah di pegunungan itu tidak  membuatnya lemah semangat.

Tekadnya kokoh dalam mengemban amanah dakwah. Dipesantren yang ia bina, terdapat 70 santri yang ia bimbing  untuk menjadi pengahafal Alquran di Pondok Pesantren Ummul Qura. 

Meski demikian ia juga rutin dakwah untuk berjumpa langsung dengan masyarakat yang lokasinya dekat pesantren.

"Tapi kadang juga lebih masuk lagi ke pegunungan dan memerlukan kendaraan khusus," terang Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Sulawesi Selatan, Syamsuddin dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Salah satu wilayah yang ia datangi adalah Desa Bontosomba, yang daerahnya terpencil dan masuk wilayah hutan. Menurutnya,  walau wilayahnya jauh tetap saja masyarakat harus mendapatkan pencerahan akidah dan dakwah. 

Untuk mendukung dakwah tersebut Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) memberi bantuan motor yang diserahkan oleh Ketua Laznas BMH Sulsel, Kadir kepada Ustadz Harun. 

"Motor yang telah dimodifikasi ini diharap mampu memberikan solusi untuk melakukan dakwah di medan jalanan yang cukup berat, sehingga dakwah bisa menyentuh masyarakat terpencil di pegunungan ini," ungkap Kadir , Rabu (3/11).

Hadir dalam penyerahan motor sekaligus memberikan motivasi dakwah, tokoh masyarakat Sulsel, Ustadz Aziz Qahhar Muzakkar. Ketua Yayasan Al Bayan, Suwito Fattah. Ketua Pengurus Wilayah Hidayatullah Sulsel, Nasri Bohari dan para dai tangguh senior lainnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA