Rabu 03 Nov 2021 22:43 WIB

Vaksinasi Massal Digelar di Cirebon Zona Barat

Vaksinasi massal menyasar ribuan lanjut usia di Dukupuntang hingga Ciwaringin.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Ilham Tirta
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada seorang nenek (ilustrasi).
Foto: ANTARA/Oky Lukmansyah
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada seorang nenek (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Vaksinasi massal digelar di zona barat Kabupaten Cirebon, di antaranya di Kecamatan Dukupuntang, Panguragan dan Ciwaringin, Selasa (2/11). Sasaran vaksinasi massal di zona tersebut adalah para lansia dan masyarakat umum di Kabupaten Cirebon.

Kepala Polres Kota Cirebon, Kombes Arif Budiman memonitor langsung pelaksanaan vaksinasi di zona tersebut. Dia memastikan kegiatan disambut tingginya antusiasme masyarakat, khususnya para lansia.

"Kegiatan ini digelar untuk mempercepat capaian vaksinasi lansia. Kami juga melibatkan para tenaga kesehatan puskesmas, bidan desa, personel TNI, dan Sidokkes Polresta Cirebon sebagai vaksinatornya,’’ ujar Arif.

Arif menyebutkan, capaian vaksinasi massal kali ini sebanyak 15.150 orang. Mereka mengikuti vaksinasi massal di sejumlah lokasi. Di antaranya di 51 puskesmas yang menggelar vaksinasi massal di desa-desa dan berhasil menjaring 13.150 orang dan di 12 rumah sakit yang diikuti 407 orang.

Baca juga:

Selain itu, vaksinasi mobile Sidokkes Polresta Cirebon juga diikuti 134 orang, sedangkan vaksinasi yang dilakukan nakes dari unsur TNI mencapai 760 orang. Pihaknya juga melaksanakan vaksinasi door to door yang melibatkan bidan desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa yang diikuti oleh 699 lansia.

"Seluruh vaksinasi kali ini ini dalam rangka akselerasi terbentuknya herd immunity masyarakat Kabupaten Cirebon, agar pandemi Covid-19 yang hingga kini masih melanda segera berakhir,’’ tukas Arif.

Arif pun berpesan kepada seluruh warga yang telah divaksin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab, vaksinasi bukan jaminan membuat kebal dari Covid-19 sehingga mereka masih mempunyai kemungkinkan terpapar.

"Kami mengimbau agar protokol kesehatan selalu diterapkan setiap saat, bahkan jika perlu diperketat lagi. Dari mulai memakai masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas,’’ tandas Arif.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement