Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

Vaksinasi Lansia Rendah, Kabupaten Bogor Masih PPKM Level 3

Rabu 03 Nov 2021 15:17 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin.

Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin.

Foto: Shabrina zakaria
Vaksinasi dosis pertama lansia di Bogor baru 33,68 persen atau 93.506 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menyampaikan, wilayahnya masih berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, karena perkembangan vaksinasi lansia belum mencapai angka 40 persen.

"Walaupun capaian vaksinasi lebih dari 50 persen, tapi vaksinasi lansia di bawah 40 persen. Sedangkan syarat turun ke Level 2 harus 50 persen vaksinasi dan 40 persen vaksinasi lansia," kata Bupati yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Ade Munawaroh Yasin di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/11).

Berdasarkan data terbaru pada 2 November 2021, vaksinasi dosis pertama bagi lansia di Kabupaten Bogor sebesar 33,68 persen atau 93.506 orang dari target 277.614 sasaran. Sedangkan dosis kedua baru 58.341 orang atau 21,02 persen dari target. Pada periode yang sama, vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Bogor sebesar 50,54 persen atau 2.135.630 orang dari target 4.225.790 sasaran.

Sedangkan dosis kedua mencapai 1.404.320 orang (33,23 persen) dari target. Ade menyebutkan, banyaknya penduduk di Kabupaten Bogor menjadi salah satu kendala pelaksanaan vaksinasi. Pasalnya, jumlah penduduk di Kabupaten Bogor tercatat paling banyak jika dibandingkan dengan kota/kabupaten lain di Indonesia. Diperkirakan jumlah penduduk Kabupaten Bogor 5,4 juta jiwa.

Kendala lainnya adalah Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang luas dengan 40 kecamatan, sehingga Satgas Penanganan Covid-19 kesulitan menjangkau lokasi-lokasi di pelosok. Oleh karena itu, kata Ade, harus berkolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk TNI-Polri untuk melakukan jemput bola pada pelaksanaan vaksinasi di wilayah pelosok.

Baca juga : Naiknya Kasus di Banyak Negara Bukti Vaksin Saja tak Cukup

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA