Monday, 8 Rajab 1444 / 30 January 2023

Conte Sudah Miliki Gambaran dalam Memaksimalkan Kane

Senin 01 Nov 2021 11:10 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Mantan manajer Chelsea Antonio Conte.

Mantan manajer Chelsea Antonio Conte.

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL EDITORIAL USE ONLY.
Rumor Conte ke Spurs pun kian mengencang.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Rumor Tottenham Hotspur bakal mengontrak Antonio Conte kembali terdengar. Itu karena penampilan buruk Spurs di pentas Liga Primer Inggris.

Tottenham baru saja merasakan dua kekalahan beruntun pada kompetisi terelit Negeri Ratu Elisabeth. Sebelumnya Tottenham ditaklukkan West Ham United. Teranyar, the Lilywhites menyerah 0-3 dari Manchester United.

Usai partai kontra United, Nuno Espirito Santo mendekat ke pintu keluar Tottenham Hotspur Stadium. "Spurs kembali menghidupkan minat mereka pada Conte," demikian laporan yang dikutip dari Mirror, Senin (1/11).

Bukan rahasia lagi jika Conte termasuk pengagum Harry Kane. Saat melatih Chelsea, beberapa tahun lalu, sang arsitek sering menunjukkan kesan positif terhadap kapten tim nasional Inggris itu. Ia bahkan sudah mengatahui apa yang harus dilakukan jika berkesempatan menangani sang bomber.

Ia mendengar banyak pendapat positif tentang kontribusi Kane terhadap permainan tim. Baik itu ketika di Spurs maupun saat membela negara. Namun Conte lebih cenderung menahan penyerang tersebut untuk lebih fokus di kotak penalti.

"Di dalam kotak, dia klinis. Saya akan selalu menahannnya di sana, karena dia bisa sangat efektif," ujar mantan arsitek Inter Milan ini saat menjadi komentator di Piala Eropa 2020, dikutip dari Mirror.

Rencana Conte tersebut bisa melegakan penggemar Tottenham. Terutama bagi mereka yang melihat sang bintang melempem di bawah arahan Nuno. Khusus di Liga Primer, sejauh musim ini berjalan, ia baru mencetak satu gol.

Pada 2017 lalu, Conte menyebut Kane sebagai salah satu striker terbaik dunia. Menurutnya, bomber yang pernah menjalani masa peminjaman di Leicester City itu termasuk penyerang lengkap. Sang arsitek dinilai bisa memaksimalkan naluri gol juru gedor 28 tahun itu.

Namun Spurs juga membidik nama lain sebagai calon pengganti Nuno. Sosok Paulo Fonseca masuk bursa kandidat pelatih Tottenham selanjutnya.

The Lilywhites berada di posisi kedelapan klasemen sementara liga domestik. Setelah menyelesaikan 10 pertandingan, Kane dan rekan-rekan baru mengoleksi 15 poin.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA