Saturday, 20 Syawwal 1443 / 21 May 2022

Diberi Gelar, Sutiyoso: Saya Dipanggil Bang Yos di Mana-Mana

Senin 01 Nov 2021 09:14 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Erik Purnama Putra

Majelis Adat Badan Musyawarah (Bamus) Betawi memberi Gelar Kehormatan Tokoh Betawi kepada 11 orang di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Ahad (31/10).

Majelis Adat Badan Musyawarah (Bamus) Betawi memberi Gelar Kehormatan Tokoh Betawi kepada 11 orang di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Ahad (31/10).

Foto: Dok Pemprov DKI
Anies, Sutiyoso, Haji Lulung, dan delapan figur lain meraih gelar tokoh Betawi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Adat Badan Musyawarah (Bamus) Betawi periode 2021-2023 memberi Gelar Kehormatan Tokoh Betawi kepada 11 orang di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Ahad (31/10). Gubernur DKI periode 1997-2007, Letjen (Purn) Sutiyoso, menjadi satu dari 11 penerima penghargaan itu.

Sutiyoso mengaku merasa bangga dengan Gelar Kehormatan Tokoh Betawi yang diberikan Bamus Betawi tersebut. "Sekali lagi, ini adalah amanah, walaupun saya di luar balai kota, saya akan terus memperhatikan dan menyosialisasikan soal budaya Betawi. Terima kasih," katanya saat ditemui di lokasi.

Secara khusus, Sutiyoso mengucapkan terima kasih kepada warga Betawi. Terlebih, selama 10 tahun terakhir, ia kerap dipanggil nama 'Bang' ketika bertemu berbagai banyak orang di berbagai daerah. Bang, kata dia, selama ini identik dengan panggilan di masyarakat Betawi.

"Artinya, bang itu orang Betawi, itu melekat ke diri saya. Saya bahkan dipanggil Bang Yos di mana-mana, bukan di Jakarta saja, luar Jakarta, luar Pulau Jawa pun Bang Yos. Di luar negeri dipanggil Bang Yos," ujar kepala Badan Intelijen Negara (BIN) periode 2015-2016 tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan juga mengaku senang dan mengapresiasi setelah mendapat gelar kehormatan tersebut. "Kami pandang ini sebagai sebuah amanat yang harus kita jaga sebaik-baiknya," katanya.

Baca juga : Presiden China Minta Vaksin Buatan Negaranya Diakui Dunia

Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) DKI Abraham Lunggana alias Haji Lulung menjelaskan, mengapa namanya masuk dalam daftar penerima penghargaan. Dia mengeklaim, karena pernah juga berkontribusi memajukan budaya Betawi ketika menjabat wakil ketua DPRD DKI periode 2014-2019.

"Saya kenapa kok ketum Bamus juga diberikan, apa artinya penghargaan? (Karena) saya menjadi ketua, wakil pimpinan DPRD pada waktu itu, juga ketua badan pembentukan daerah waktu itu," kata Haji Lulung.

Ketika di DPRD DKI, Haji Lulung mengaku ikut membahas rancangan perda hingga disahkan menjadi Perda Nomor 4 Tahun 2015. Selain itu, keberadaan Bamus Betawi juga merupakan mitra kerja bagi Pemprov DKI. "Kepada teman-teman (Bamus Betawi) saya ucapkan terima kasih atas kehadirannya," ujarnya.

Selain Anies, Sutiyoso, dan Haji Lulung, terdapat nama Mayjen (Purn) Eddie Marzuki Nalapraya, Fauzi Bowo alias Foke, Prasetyo Edi Marsudi, KH Syukron Ma'mun, Mohamad Taufik, Prof Sylviana Murni, Merry Hotman, dan Chaeruddin yang mendapat penghargaan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA