Sunday, 21 Syawwal 1443 / 22 May 2022

Mahasiswa ITS Manfaatkan Kulit Mangga Cegah Korosi pada Baja

Ahad 31 Oct 2021 11:35 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Ani Nursalikah

Mahasiswa ITS Manfaatkan Kulit Mangga Cegah Korosi pada Baja. Taman air mancur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur.

Mahasiswa ITS Manfaatkan Kulit Mangga Cegah Korosi pada Baja. Taman air mancur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur.

Foto: its.ac.id
Inovasi iini mampu menyabet medali perak di ajang Taiwan Innotech Expo 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memanfaatkan ekstrak kulit mangga sebagai inhibitor organik untuk mencegah korosi pada baja karbon rendah jenis ASTM A36. Atas inovasinya, Tim Platinum ITS yang terdiri dari Mohamad Ikbal Pangestu, Miftah Eka Andrayani Wangsa, Eka Wahyu Muliana, dan Kamila Zahranisa mampu menyabet medali perak di ajang Taiwan Innotech Expo 2021.

“Adanya inovasi ini, dapat mengatasi permasalahan utama pada penggunaan baja, yaitu terjadinya korosi akibat air laut (NaCl)” kata Mohamad Ikbal Pangestu di Surabaya, Ahad (31/10)

Baca Juga

Tim yang terdiri dari mahasiswa Departemen Kimia ITS ini memilih kulit mangga karena mengandung banyak senyawa organik. Yaitu senyawa flavonoid yang termasuk dalam senyawa antioksidan. Senyawa flavonoid ini memiliki peran sebagai donor hidrogen dengan menyumbangkan gugus pereduksi dari gugus hidroksil yang melekat pada cincin aromatisnya, sehingga dapat mendelokalisasi senyawa-senyawa radikal.

Ikbal menjelaskan proses pemanfaatan ekstrak kulit mangga tersebut. Awalnya, kulit mangga yang telah dipisahkan dari buahnya dibersihkan dengan air mengalir. Kulit mangga yang basah tersebut kemudian dikeringkan dan diambil ekstraknya menggunakan metode maserasi. Setelah itu, didapatkan ekstrak kulit mangga yang kemudian dicampurkan dengan resin akrilik.

“Tahap terakhir adalah dilakukan coating pada baja karbon rendah ASTM A36,” ujar Ikbal.

Ikbal mengaku, timnya telah melakukan pengujian laju korosi dengan menggunakan instrumen Autolab PGSTAT302N. Dari pengujian tersebut didapatkan hasil bahwa pemanfaatan ekstrak kulit mangga ini dapat menahan laju korosi 1,12 x 10-7 milimeter per tahun dengan efisiensi mencapai 99,999 persen.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA