Friday, 12 Rajab 1444 / 03 February 2023

Koeman Pilih Istirahat Setelah Dipecat Barcelona

Sabtu 30 Oct 2021 05:28 WIB

Rep: muhammad ikhwanuddin/ Red: Hiru Muhammad

Pelatih kepala FC Barcelona, Ronald Koeman, menghadiri konferensi pers yang diadakan di Joan Gamper Sport City di Sant Joan Despi, Barcelona, Spanyol, 16 Oktober 2021.

Pelatih kepala FC Barcelona, Ronald Koeman, menghadiri konferensi pers yang diadakan di Joan Gamper Sport City di Sant Joan Despi, Barcelona, Spanyol, 16 Oktober 2021.

Foto: EPA-EFE/Alejandro Garcia
Saat ini, Koeman sedang mengusahakan agar Barcelona memenuhi pembayaran gajinya

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA--Mantan pelatih Barcelona, Ronald Koeman mengaku akan beristirahat setelah dipecat klub beberapa hari lalu. Ia ingin menenangkan pikirannya setelah mendapat tekanan dari berbagai sisi. 

Presiden Barcelona, Joan Laporta langsung memecat juru taktik asal Belanda itu setelah Blaugrana dipermalukan Real Madrid dan Rayo Vallecano dalam sepekan terakhir. 

Koeman tak punya pilihan selain mematuhi keputusan klub. Ia pun sempat berpamitan dengan seluruh pemain Barcelona di pagi hari setelah pemecatan.  "Saya tidak ingin bicara pada media massa karena saya akan beristirahat sebentar untuk saat ini," katanya seperti dilansir dari Tribalfootball, Jumat (29/10). 

Saat ini, Koeman sedang mengusahakan agar Barcelona memenuhi pembayaran gajinya selama menangani tim.  Ketika direkrut pada Agustus 2020, ia seharusnya bekerja untuk Barcelona hingga Juni 2022 mendatang. 

Manajemen Barcelona harus membayar setidaknya 12 juta Euro sebagai kompensasi pemecatan. Sebab, Koeman sudah menggelontorkan 10 juta Euro dari kantong pribadi saat ia memutuskan hengkang dari kepelatihan timnas Belanda untuk menebus klausul pelepasan dirinya. 

Kala itu, mantan bintang timnas Belanda ini tertarik menggantikan Quique Setien untuk menangani Barcelona. Ia rela memakai uangnya sendiri demi memuluskan langkah menuju Camp Nou. Padahal, dirinya sedang menjalani program jangka pendek untuk memimpin De Oranje di Euro 2020, Juli lalu. 

 

 

 
 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA