Jumat 29 Oct 2021 06:37 WIB

10 Pemuda Surabaya dapat Penghargaan Berjasa Tangani Pandemi

Mereka berjasa mendukung dan berpartisipasi dalam mencegah dan menangani pandemi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Foto: Dok Pemkot Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Sebanyak 10 anak muda di Kota Surabaya, Jawa Timur, mendapat penghargaan dari Wali Kota Eri Cahyadi pada Hari Sumpah Pemuda. Penghargaan diberikan karena mereka berjasa dalam menangani pandemi Covid-19.

"Mereka telah berjasa mendukung dan berpartisipasi dalam mencegah dan menangani pandemi Covid-19 di Kota Surabaya. Mereka itu tergabung dalam Relawan Surabaya Memanggil," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memimpin upacara Sumpah Pemuda di Balai Kota Surabaya, Kamis (28/10).

Baca Juga

Dia menjelaskan Relawan Surabaya Memanggil yang hampir 80 persen adalah pemuda selama ini membantu Pemkot Surabaya dalam mengatasi pandemi Covid-19 di daerah itu. "Sehingga saya katakan pemuda itu harus menjadi motor penggerak perubahan, dan mereka berhasil membuktikan bahwa mereka menjadi motor penggerak perubahan. Membantu kami dalam mengatasi pandemi hingga saat ini pandemi di Surabaya sudah landai," katanya.

Pada kesempatan itu, ia berharap, pemuda-pemudi Surabaya bisa menjadi agen perubahan atau motor penggerak perubahan, baik di bidang ekonomi, sosial, dan terutama dalam membangun Kota Surabaya. "Ayo bersama-sama menjadi motor penggerak perubahan. Dalam masa pandemi Covid-19 ini harus menjadi motor penggerak ekonomi, sosial dan membangun Surabaya bersama," ujarnya.

Menurut dia, dengan semangat dan kekuatan para pemuda itu, maka Surabaya akan jauh lebih hebat di masa yang akan datang. Oleh karena itu, ia mengaku membutuhkan peran para pemuda itu dalam memajukan kota setempat. "Peran pemuda itu harus selalu memberikan semangat dan semangat itu tidak boleh luntur. Ke depan, ayo terus semangat demi perubahan Surabaya ke depannya," katanya.

Upacara Sumpah Pemuda itu diikuti oleh Forkopimda Kota Surabaya dan para anak muda yang berpakaian adat dari berbagai suku di Tanah Air. Bahkan, mulai dari pembawa acara hingga petugas upacara juga menggunakan pakai adat dari berbagai suku bangsa.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement