Kamis 28 Oct 2021 16:42 WIB

Petrokimia Gresik Uji Unsur Hara Tanah di Aceh Jaya

Uji hara ini untuk tes kandungan hara kebutuhan pupuk di Aceh Jaya.

Perkebunan sawit (ilustrasi). Petrokimia Gresik melakukan uji hara tanah di Aceh Jaya, utamanya untuk tanaman sawit dan padi.
Foto: Antara/Muhammad Bagus Khoirunas
Perkebunan sawit (ilustrasi). Petrokimia Gresik melakukan uji hara tanah di Aceh Jaya, utamanya untuk tanaman sawit dan padi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- PT Petrokimia Gresik menguji unsur hara tanah di wilayah Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh, guna mengetahui pupuk apa yang layak digunakan pada tanaman yang ditanam di kawasan tersebut.

"Uji unsur hara ini bertujuan melakukan tes kandungan hara kebutuhan pupuk yang diperlukan tanaman di Aceh Jaya," kata Agronomis dari mobil uji tanah PT Petrokimia Gresik, Andi Abdul Sani, Rabu (27/10).

Baca Juga

Ia menjelaskan, Petrokomia Gresik melaksanakan uji tanah secara gratis sebagai salah satu pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya. "Kehadiran kiita disini yang turut didampingi distributor dari PPI, juga memberikan edukasi kepada para petani soal pemupukan berimbang," kata Abdul Sani.

Petrokimia Gresik juga akan menguji tanah di sembilan titik dengan melihat di mana saja titik pertanian di Aceh Jaya. Petrokimia Gresik saat ini fokus pada tanaman padi dan sawit.

"Sasaran pemupukan memang harus spesifik, tapi rekomendasi kita khusus untuk padi dan sawit," kata Abdul Sani.

Ia menyampaikan kegiatan ini juga salah satu solusi kepada para petani agar bisa mengefisiensi pupuk secara berimbang apalagi saat ini harga pupuk juga mahal.

Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya T Reza Fahlevi menyampaikan terima kasih kepada PT Petrokimia Gresik dan PT PPI yang telah mensosialisasikan pengujian unsur hara tanah di wilayah Kabupaten Aceh Jaya. Dengan begitu, para petani tau bagaimana cara memberikan pupuk yang baik sesuai dengan unsur hara tanah.

"Kegiatan ini kami rasa cukup bagus, karena para petani bisa tahu kadar dan kandungan apa yang terkandung di tanah tersebut sehingga petani lebih efisien dalam menggunakan pupuk," kata Jaya.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement