Wednesday, 4 Jumadil Awwal 1443 / 08 December 2021

Wednesday, 4 Jumadil Awwal 1443 / 08 December 2021

BRI Insurance Raih Predikat Asuransi Umum Syariah Terbaik

Kamis 28 Oct 2021 00:10 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Satria K Yudha

ilustrasi polis asuransi

ilustrasi polis asuransi

Foto: change.org
Pendapatan yang dikantongi UUS BRI Insurance sekitar Rp 60,58 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BRI Insurance melalui unit usaha syariah (UUS) meraih penghargaan Investor Best Syariah Awards 2021 dengan predikat Asuransi Umum Syariah Terbaik. Penghargaan itu didapat UUS BRI Insurance sebagai kelompok asuransi umum dengan aset di atas Rp 100 miliar. 

EVP Unit Usaha Syariah BRI Insurance Eka Indria mengatakan, penghargaan tersebut menjadi suntikan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja. "Tentu juga menjadi motivasi kami untuk terus mengembangkan industri perasuransian syariah Indonesia,” kata Eka dalam keterangannya, Rabu (27/10).

Menurut Eka, kinerja UUS BRI Insurance terus meningkat. Ia mengatakan, perusahaan mampu mencatatkan laba bersih di kisaran Rp 2,66 miliar dan pendapatan sekitar Rp 60,58 miliar. 

Penghargaan Investor Best Syariah Awards 2021 diberikan kepada 11 institusi keuangan syariah dan 16 produk keuangan syariah. Ada juga penghargaan yang diberikan kepada tokoh yang dinilai memberikan kontribusi besar bagi industri keuangan syariah nasional. 

"Penghargaan ini memacu BRI Asuransi Indonesia khususnya unit syariah untuk memberikan kontribusi bagi Indonesia untuk menjadi pusat ekonomi syariah terkemuka dunia pada masa depan," katanya. 

Kriteria penilaian kinerja keuangan institusi syariah sebagian besar mengacu pada penilaian institusi konvensional, namun beberapa kriteria disesuaikan dengan parameter syariah. 

Pemeringkatan bank syariah, asuransi syariah, dan multifinance syariah hanya menggunakan penilaian kuantitatif berdasarkan kinerja finansial. Dalam penilaian kuantitatif, ada sejumlah parameter yang digunakan penilaian. 

Pada bank syariah, misalnya, digunakan 17 indikator. Beberapa indikator itu, antara lain, CAR (capital adequacy ratio), NPF (non-performance financing), hingga pertumbuhan pembiayaan. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA