Friday, 14 Muharram 1444 / 12 August 2022

Sebanyak 3.000 Desa di NTT Nikmati Listrik PLN

Rabu 27 Oct 2021 16:17 WIB

Red: Fuji Pratiwi

Petugas PLN melakukan pemasangan kabel (ilustrasi). Sebanyan 3.000 desa di NTT sudah merasakan listrik PLN.

Petugas PLN melakukan pemasangan kabel (ilustrasi). Sebanyan 3.000 desa di NTT sudah merasakan listrik PLN.

Foto: ANTARA/Ahmad Subaidi
Semua desa di NTT sudah terlistriki, meski tak semua dari PLN.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur mencatat, sebanyak 3.000 desa di provinsi berbasiskan kepulauan itu hingga saat ini telah menikmati pasokan listrik dari BUMN tersebut.

"Dari 3.353 desa di NTT, yang sudah menikmati listrik dari PLN ada 3.000 desa, sementara 353 desa lainnya dari non-PLN," kata General Manager PT PLN (Persero) UIW NTT Agustinus Jatmiko di Kupang, Rabu (27/10).

Baca Juga

Ia mengatakan, hal itu berkaitan dengan seperti apa perkembangan pembangunan kelistrikan di wilayah NTT bertepatan dengan momentum Hari Listrik Nasional ke-76 pada Rabu, 27 Oktober 2021.

Jatmiko menjelaskan, jika merujuk data Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) maka dinyatakan bahwa semua desa di NTT sudah berlistrik. Kondisi itu dilihat dari desa-desa yang sudah menkmati listrik dari PLN maupun non PLN yang bersumber dari berbagai pihak seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ataupun swadaya dari warga.

Namun demikian, kata Jatmiko, kebanyakan masyarakat di provinsi setempat menganggap mereka belum betul-betul menikmati listrik jika bukan dari pasokan PLN. "Sehingga kami masih kejar terus pembangunan listrik untuk semua desa di NTT," kata dia.

Prinsipnya, PLN akan masuk melayani semua desa baik melalui pembangunan dengan sistem on grid dengan menarik kabel listrik dari jaringan yang sudah beroperasi maupun secara off grid untuk desa-desa yang berada di wilayah terpencil atau di pulau kecil. "Untuk off grid ini kami lakukan dengan membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)," katanya.

Jatmiko berharap masyarakat di NTT yang telah menikmati listrik PLN dapat memanfaatkannya dengan baik terutama untuk menumbuhkan usaha-usaha ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan.

 

sumber : ANTARA
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA