Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

Pogba Dilaporkan Abaikan Solskjaer di Ruang Ganti

Rabu 27 Oct 2021 06:44 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

Gelandang Manchester United Paul Pogba.

Gelandang Manchester United Paul Pogba.

Foto: AP/Rui Vieira
Pogba minta maaf kepada para pemain MU karena kartu merah tapi mengabaikan Solskjaer.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Paul Pogba dilaporkan mengabaikan pelatih Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer setelah dikeluarkan dari starting line up dalam kekalahan memalukan 0-5 dari Liverpool di Old Trafford, Ahad (24/10). 

Gelandang Prancis itu baru turun pada babak kedua setelah MU tertinggal 0-4. Apesnya, Pogba dikeluarkan dari lapangan 15 menit kemudian setelah menerima kartu merah langsung karena mengangkat kaki terlalu tinggi kepada pemain Liverpool Naby Keita.

Baca Juga

Setan Merah masih merasakan dampak kekalahan telak dari rival terberat mereka. Posisi Solskjaer sebagai manajer di bawah ancaman, meskipun manajemen United disebut-sebut akan mempertahankan pelatih asal Norwegia itu untuk saat ini.

Menurut laporan The Sun, seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (27/10), Pogba meminta maaf kepada rekan satu timnya atas kartu merahnya di ruang ganti selepas pertandingan. Namun ia tidak mengatakan apa pun kepada Solskjaer setelah kekalahan tersebut.

Aksi Pogba ini menimbulkan pertanyaan tentang masa depan Pogba di Old Trafford. Terlebih kontrak pemain berusia 28 tahun itu di Manchester United berakhir pada akhir musim ini. 

Agen Pogba, Mino Raiola, bersikeras bahwa tidak ada pembaruan sehubungan dengan situasi kontrak baru kliennya. "Anda harus bertanya kepada Manchester United tentang hal itu. Pada saat ini semuanya tenang. Tidak ada pembaruan," kata Raiola. 

Jika Pogba gagal menyetujui perpanjangan sebelum Januari, ia akan diizinkan untuk membahas persyaratan dan menandatangani pra-kontrak dengan klub baru sebelum pindah musim panas mendatang.

Pemain berusia 29 tahun itu telah dikaitkan dengan kepindahan ke Real Madrid, Barcelona, ​​Juventus, dan Paris Saint-Germain. Padahal MU ingin mempertahankan sang gelandang yang meski tampil inkonsisten tapi kerap jadi penyelamat. 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA