Sunday, 1 Jumadil Awwal 1443 / 05 December 2021

Sunday, 1 Jumadil Awwal 1443 / 05 December 2021

CDC Berikan Panduan Berlibur Akhir Tahun di Masa Pandemi

Selasa 26 Oct 2021 23:17 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nora Azizah

Meski masih pandemi, tak sedikit orang yang merencanakan berlibur di akhir tahun.

Meski masih pandemi, tak sedikit orang yang merencanakan berlibur di akhir tahun.

Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
Meski masih pandemi, tak sedikit orang yang merencanakan berlibur di akhir tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pandemi belum usai, tetapi musim liburan akhir tahun segera tiba. Meski masih pandemi, tak sedikit orang yang tetap memutuskan untuk liburan di akhir tahun.

Dalam panduan terbaru, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) merekomendasikan beberapa cara berlibur dengan aman dalam situasi pandemi. "Karena banyak generasi cenderung berkumpul untuk merayakan liburan, cara terbaik untuk meminimalkan risiko Covid-19 dan menjaga keluarga dan teman lebih aman adalah dengan divaksinasi, jika memenuhi syarat," tulis CDC, dikutip dari Fox News, Selasa (26/10).

Baca Juga

CDC merekomendasikan beberapa cara aman menikmati liburan akhir tahun. CDC merekomendasikan pemakaian masker menutupi hidung dan mulut selama di tempat umum dalam ruangan, untuk yang tidak divaksinasi. Kemudian, mereka yang divaksinasi penuh disarankan untuk tetap memakai masker yang terpasang dengan baik selama tempat umum dalam ruangan di komunitas dengan penularan substansial hingga tinggi.

CDC menginstruksikan untuk menghindari ruang yang ramai atau berventilasi buruk, dan tidak menghadiri pertemuan jika merasa sakit atau memiliki gejala Covid-19. Selain itu, CDC mengharuskan orang-orang yang mengalami gejala Covid-19, atau yang pernah melakukan kontak dekat dengan seseorang yang terinfeksi harus menjalani tes usap. CDC merekomendasikan orang yang belum sepenuhnya divaksinasi tidak bepergian terlebih dahulu.

Jika orang yang tidak divaksinasi lengkap harus bepergian, CDC menyarankan untuk mengikuti pedoman yang ada, seperti menjelani tes usap satu hingga tiga hari sebelum perjalanan, menghindari keramaian dan menerapkan jarak sosial, menggunakan pembersih tangan atau sering mencuci tangan, dan memakai masker. Kemudian, juga diminta melakukan taes virus tiga sampai lima hari setelah perjalanan, serta tinggal di rumah dan karantina sendiri selama seminggu penuh setelah perjalanan atau 10 hari setelah perjalanan tanpa tes.

Semua orang, termasuk orang yang sudah divaksinasi lengkap, wajib memakai masker saat berada di transportasi umum. Anak-anak di bawah usia dua tahun tidak diwajibkan memakai masker. Terakhir, jika berkumpul dengan sekelompok orang dari rumah tangga yang berbeda atau bagian negara yang berbeda, CDC mengatakan tindakan pencegahan tambahan harus dipertimbangkan sebelum berkumpul bersama.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA