Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

UNP Diharapkan Segera Jadi Kampus Bertaraf Internasional

Selasa 26 Oct 2021 22:43 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Hafil

Mahasiswi melintas di depan gedung perkuliahan Universitas Negeri Padang (UNP) di Padang, Sumatera Barat, Senin (16/3/2020).

Mahasiswi melintas di depan gedung perkuliahan Universitas Negeri Padang (UNP) di Padang, Sumatera Barat, Senin (16/3/2020).

Foto: Antara/Iggoy el Fitra
UNP Diharapkan Segera Jadi Kampus Bertaraf Internasional

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG-- Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi mengharapkan  Universitas Negeri Padang (UNP) bisa segera menjadi kampus bertaraf internasional. Menurut dia, UNP pantas masuk ke dalam taraf internasional karena didukung spirit historis, kualitas, soliditas dan sinergitas.

"Sumbar adalah gudang dari tokoh-tokoh nasional yang berkontribusi besar pada bangsa dan negara. UNP ikut mewarisi spirit historis ini untuk bisa terus berkembang menjadi kampus yang diakui secara global," kata Mahyeldi, saat menghadiri  Dies Natalis ke 67 UNP dan peluncuran menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Berbadan Hukum (BH) di Padang, Senin (25/10).

Baca Juga

Mahyeldi menyebut kualitas UNP terlihat dari banyaknya prestasi yang telah diraih baik oleh mahasiswa, dosen, hingga sebagai sebuah perguruan tinggi. Kualitas tersebut menurut dia akan menjadi salah satu faktor pendukung perkembangan UNP ke depan.

"Kami berharap, UNP akan tetap berkontribusi untuk pembangunan daerah bangsa dan negara," ujarnya.

Peluncuran UNP menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Berbadan Hukum (BH) ditandai dengan penekanan tombol oleh Rektor UNP, Prof Ganefri, Ph.D bersama Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Irwan Syahril, Ph.D, anggota DPR RI Elviana, M.Si, Ketua DPRD Sumbar, Supardi M.Si dan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansyarullah, S.P.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Irwan Syahril, mengatakan perubahan tersebut dilakukan agar UNP mampu memberikan kemandirian pada pengelolaan dalam berbagai bidang. Yakni keuangan sarana dan prasarana serta ketenagakerjaan.

Ia mengatakan PTN BH dapat melahirkan percepatan inovasi melalui pengembangan IPTEK yang lebih luas untuk mengembangkan lembaga.

Selain itu, lanjutnya PTN BH merupakan otonomi perguruan tinggi yang diharapkan dapat merancang kurikulumnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tuntutan perubahan,

"PTN BH menuntut adanya perubahan yang meningkat dalam PTN secara reputasi maupun kualitasnya karena tujuan awal PTN berubah statusnya menjadi berbadan hukum adalah untuk meningkatkan kualitas lulusannya yang berdaya saing global," ujar Irwan.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA