Sunday, 1 Jumadil Awwal 1443 / 05 December 2021

Sunday, 1 Jumadil Awwal 1443 / 05 December 2021

Film Ini Hampir Menghancurkan Karier Natalie Portman

Selasa 26 Oct 2021 10:06 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Qommarria Rostanti

Natalie Portman.

Natalie Portman.

Foto: EPA
Natalie Portman masuk ke industri perfilman saat berusia 11 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Lewat aktingnya sebagai kekasih Thor, Natalie Portman, semakin dikenal luas. Namun ternyata, dia pernah mendapatkan satu peran yang tidak mendukungnya sama sekali, bahkan peran itu ada dalam salah satu film blockbuster fiksi ilmiah ikonik.

Film yang dimaksud adalah trilogi Star Wars awal pada 1999, di mana dia mendapatkan peran sebagai Padmé Amidala. Padmé merupakan calon istri Anakin Skywalker (Hayden Christiansen) dan ibu dari anak kembar mereka, Luke (Mark Hamill), dan Leia (Carrie Fisher).

Meskipun berita tentang seri film Star Wars dari sudut pandang George Lucas sendiri menarik, maka menjadi jelas bahwa trilogi baru itu akan sangat berbeda dari yang pernah ada sebelumnya. Sayangnya, sentimen itu tidak positif, dengan basis penggemar yang retak saat dirilis.

Meskipun secara luas dianggap sebagai trilogi terkuat, pada Star Wars: Revenge of the Sith justru tidak mendukung karier Natalie Portman. Dari segi karakter, dalam Star Wars: The Phantom Menace Padmé diperkenalkan sebagai ratu Naboo yang cerdas dan gigih.

Lalu dalam Star Wars: Attack of the Clones, dia menunjukkan bahwa dia tidak takut untuk berperang melawan musuh-musuhnya di medan perang. Namun, pada saat Revenge of the Sith bergulir, karakteristik itu sebagian besar menghilang.

Pada seri ketiga itu menurunkannya ke perangkat plot yang murni untuk mengajak penonton pada sisi gelap Anakin. Akibat degradasi Padmé sebagai karakter utama, Portman tidak memiliki banyak hal untuk dilakukan dalam Revenge of the Sith.

Dia hanya menyampaikan beberapa baris dialog dan menangis sebelum meninggal karena kesedihan (sesuatu yang di film itu sendiri tidak jelaskan dengan baik) tepat sebelum kredit bergulir.

Secara keseluruhan, dia mengerahkan semua kemampuannya pada dialog Lucas yang terkenal lemah, tetapi ternyata itu tidak cukup. Dengan pengakuannya sendiri di New York Magazine pada 2014, dia bahkan berjuang untuk menemukan bagian aktingnya setelah akhir trilogi.

Untungnya, dia tidak butuh waktu lama untuk menghilangkan stigma Revenge of the Sith. Karier Natalie Portman masih sangat utuh dan dia berharap akan tetap seperti itu di masa depan.

Selain sebagai kekasih Thor, ia pertama kali masuk ke industri perfilman pada usia 11 tahun di 1994 dalam film Léon: The Professional. Film thriller aksi ini bercerita tentang pembunuh bayaran (diperankan oleh Jean Reno), yang akhirnya menculik seorang gadis muda bernama Mathilda yang diperankan Portman.

Saat tahun 1990-an berlalu, dia mendapatkan bagian-bagian kecil dalam film seperti Heat dan Mars Attacks!, sebelum benar-benar membuat gelombang di industri sepanjang 2000-an. V for Vendetta, The Darjeeling Limited, dan Brothers adalah beberapa filmnya yang menonjol.

Ditambah lagi dengan Black Swan, Thor, dan Annihilation yang membuatnya sibuk pada 2010-an dan kian mengangkat namanya. Cukuplah untuk mengatakan, filmografinya sangat mengesankan.

Natalie Portman sekarang sangat dikenal setelah mengambil beberapa proyek yang menentukan kariernya, mendapatkan banyak penghargaan, dan menggunakan platformnya untuk menyebarkan kesadaran tentang masalah yang dekat dan berharga baginya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA