Saturday, 22 Rabiul Akhir 1443 / 27 November 2021

Saturday, 22 Rabiul Akhir 1443 / 27 November 2021

Maskapai Emirates akan Merekrut 6.000 Orang

Selasa 26 Oct 2021 07:52 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Friska Yolandha

Emirates Airlines

Emirates Airlines

Foto: Travel Deals Finder
Emirates juga memperkuat tim tekniknya dengan mempekerjakan 1.200 staf teknis.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Maskapai penerbangan Emirates Airline telah mengumumkan rencana untuk meningkatkan jumlah tenaga kerja operasionalnya. Emirates akan merekrut lebih dari 6.000 staf selama enam bulan ke depan.

"Pelonggaran pembatasan di seluruh dunia dan pemberian vaksin Covid-19 yang lebih luas, tambahan pilot, awak kabin, spesialis teknik, dan staf darat akan diperlukan untuk mendukung peningkatan operasi maskapai dan menjawab lonjakan permintaan pelanggan yang lebih cepat dari perkiraan," kata sebuah pernyataan maskapai, dilansir dari Alarabiya, Selasa (26/10).

Ini mengikuti pengumuman pada September lalu, di mana maskapai mengumumkan telah memulai kampanye di seluruh dunia untuk merekrut 3.000 awak kabin dan 500 karyawan layanan bandara. Perekrutan besar dilakukan karena sebelumnya maskapai yang berbasis di Dubai ini telah memberhentikan ribuan pramugari dan ratusan pilot akibat pandemi Covid-19.

"Permintaan perjalanan mendapatkan lebih banyak daya tarik daripada yang diantisipasi sebelumnya. Emirates sekarang akan membutuhkan 700 staf darat tambahan di Dubai dan di seluruh jaringannya," kata maskapai itu.

Selain itu, maskapai ini menawarkan peluang karir bagi 600 pilot yang memenuhi syarat yang tertarik untuk bergabung dengan tim Operasi Penerbangan maskapai global yang berbasis di Dubai.

Sebagai bagian dari upaya perekrutan, Emirates juga bertujuan untuk memperkuat tim tekniknya dengan mempekerjakan 1.200 staf teknis yang terampil. Ini terdiri dari insinyur pesawat terbang dan staf pendukung teknik, yang akan berbasis di Dubai dan stasiun luar.

Menurut maskapai, Emirates telah memulihkan 90 persen jaringannya dan berada di jalur yang tepat untuk mencapai 70 persen kapasitas pra-pandemi pada akhir 2021.

Maskapai penerbangan internasional terbesar di dunia melengkapi jadwal penerbangannya dengan peningkatan frekuensi untuk memenuhi permintaan yang terpendam. Ia juga mengerahkan pesawat A380 bertingkat dua berkapasitas tinggi pada rute-rute populer di sekitar jaringannya. Pada November, Emirates akan menawarkan lebih dari 165.000 kursi tambahan di pesawat A380 andalannya.

Ahmed bin Saeed Al Maktoum, Chairman dan Chief Executive, Emirates Airline and Group, mengatakan persyaratan untuk 6.000 staf operasional tambahan menandakan pemulihan cepat yang disaksikan oleh ekonomi Dubai dan akan mengarah pada peluang dan perkembangan positif lainnya di berbagai bisnis lain, termasuk di sektor Konsumen, perjalanan, dan pariwisata.

“Kami telah secara hati-hati memulihkan operasi kami sejalan dengan pembukaan kembali perbatasan dan kemudahan protokol perjalanan, dan dengan tanda-tanda positif dalam pemulihan ekonomi dan pertumbuhan permintaan yang berkelanjutan, kami berharap dapat kembali ke tempat kami sebelum pandemi mulai pertengahan 2022 nanti," kata Al Maktoum.

Emirates adalah operator pesawat Boeing 777 dan A380 terbesar di dunia. Armadanya saat ini terdiri dari 263 pesawat berbadan lebar dan maskapai ini memiliki sejumlah pesawat baru untuk memenuhi permintaan di masa mendatang, termasuk jenis pesawat Airbus A350, Boeing 787-9 dan Boeing 777-X.

Semua pesawat Boeing 777 Emirates dalam layanan aktif, beroperasi ke lebih dari 120 tujuan baik untuk misi penumpang maupun kargo. Maskapai ini juga menerbangkan pesawat A380 andalannya ke 18 kota, dan ini akan segera ditingkatkan lebih dari 65 persen untuk mencapai 27 tujuan pada akhir November. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA