Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Pengendara Wajib Vaksinasi Sebelum Masuk Bukittinggi

Selasa 26 Oct 2021 06:05 WIB

Red: Ani Nursalikah

Pengendara Wajib Vaksinasi Sebelum Masuk Bukittinggi

Pengendara Wajib Vaksinasi Sebelum Masuk Bukittinggi

Foto: Istimewa
Operasi ini dilakukan untuk mempercepat capaian target vaksinasi di Bukittinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, BUKITTINGGI -- Satuan lalu lintas Polres Bukittinggi bersama TNI, Dishub dan Pol-PP melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang melintas di wilayah hukum Polres Bukittinggi untuk divaksinasi.

Operasi ini dilakukan untuk mempercepat capaian target vaksinasi yang dilakukan di perbatasan Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, Ujung Bypass Gadut. Kasat Lantas Polres Bukittinggi AKP Ghanda Novidiningrat mengatakan satlantas melakukan pemeriksaan bagi pengendara yang belum melaksanakan vaksinasi.

Baca Juga

Mereka yang tidak mau divaksinasi diminta putar balik dan tidak diizinkan masuk ke Kota Bukittinggi. "Kita lakukan dengan tujuan percepatan vaksinasi di Sumbar, khususnya Kota Bukittinggi dan Agam Timur, semuanya untuk keselamatan bersama," kata Ghanda, Senin (25/10).

Menurutnya, gabungan pihak keamanan melakukan pemeriksaan kepada pengendara di sejumlah titik lokasi, seperti di pintu masuk Kota simpang Gadut, depan Polsek Kota, depan Mako Polres Bukittinggi dan lokasi lainnya. Jika pengendara tidak memiliki kartu vaksin dan belum melakukan vaksinasi, maka petugas akan mengarahkan pengendara divaksinasi di lokasi tersebut.

"Kami menyediakan gerai vaksin di lokasi pemeriksaan yang melibatkan tenaga kesehatan, bagi pengendara yang belum vaksin maka diwajibkan vaksin terlebih dulu di lokasi," ujarnya.

Kegiatan tersebut akan rutin dilakukan selama satu minggu ke depan di wilayah Bukittinggi dan Agam Timur. Dalam kegiatan tersebut, ia juga melibatkan TNI, Dishub, Pol PP, dan tim vaksinator dari Rumah Sakit di Bukittinggi.

"Tindakan ini juga dilakukan mengingat banyaknya warga dari luar Kota Bukittinggi yang beraktivitas di daerah ini setiap hari," kata Ghanda.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA