Tuesday, 22 Jumadil Akhir 1443 / 25 January 2022

Tuesday, 22 Jumadil Akhir 1443 / 25 January 2022

Mendagri: Almarhum Muhammad Hudori Sosok Pekerja Keras

Senin 25 Oct 2021 16:17 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Andi Nur Aminah

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian hendak menyalati jenazah Sekretaris Jenderal Kemendagri Muhammad Hudori di Masjid An-Nur Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (25/10).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian hendak menyalati jenazah Sekretaris Jenderal Kemendagri Muhammad Hudori di Masjid An-Nur Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (25/10).

Foto: Dok. Pusat Penerangan Kemendagri
Hudori dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya di Al- Azhar Memorial Garden.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Muhammad Hudori. Menurut dia, almarhum ialah sosok pekerja keras.

"Kita merasa kedukaan yang sangat mendalam, merasa kehilangan sosok yang menjadi panutan kita dan selama ini bekerja dengan sangat baik di lingkungan Kemendagri," ujar Tito dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/10).

Baca Juga

Hudori menutup usia pada Ahad (24/10) pukul 22.04 WIB di MRCC Siloam Hospital Jakarta. Tito turut menyalati jenazah Hudori di Masjid An-Nuur Kemendagri, Jakarta, bersama jajaran pejabat dan pegawai Kemendagri pada Senin siang.

Menurut Tito, almarhum Hudori memiliki kepribadian yang baik, bahkan dengan beban tanggung jawab dan posisinya yang strategis, baik saat menjadi Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah maupun Sekjen Kemendagri. Hudori juga dikenal sebagai sosok yang gigih dan tak pernah mengeluh.

"Almarhum, secara pribadi selama lebih kurang dua tahun, saya kenal sebagai sosok yang amat santun, dalam bertutur kata sangat lembut, tapi tegas dalam tindakan, selalu berpikir positif kepada semua orang, kemudian tidak pernah mengeluh," kata Tito.

Tito mengaku sangat kehilangan atas kepergian Muhammad Hudori sebagai sosok yang aktif dalam melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan berbagai persoalan internal. Meski demikian, Tito meminta seluruh jajaran di Kemendagri mengikhlaskan dan mendoakan almarhum.

"Kita semua mendoakan semoga almarhum diampuni segala dosa-dosanya, dimudahkan menuju alam kuburnya, dilapangkan, dan diluaskan kuburnya, dan semoga alam kuburnya diciptakan seindah taman surga oleh Allah SWT, kepada keluarga diberikan kekuatan," kata dia.

Muhammad Hudori lahir di Pandeglang pada 5 April 1968 dan wafat pada 24 Oktober 2021 di usianya ke-53 tahun. Almarhum dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya di Al- Azhar Memorial Garden, Karawang.

Muhammad Hudori tercatat pernah mengemban berbagai jabatan di lingkungan Kemendagri sebelum bertugas sebagai Dirjen Bina Pembangunan Daerah dan ditunjuk sebagai Sekjen Kemendagri pada pertengahan 2020. Dia pun menjadi salah satu pimpinan di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2020-2021.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA