Senin 25 Oct 2021 15:23 WIB

Janji Gubernur Babel untuk Penghafal Alquran

Bentuk perhatian Babel dengan memberikan beasiswa pendidikan kepada penghafal Alquran

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, saat penyerahan santunan kepada hafiz dan hafizah di Ruang Kerja Gubernur Babel, Senin (25/10).
Foto: Pemprov Bangka Belitung
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, saat penyerahan santunan kepada hafiz dan hafizah di Ruang Kerja Gubernur Babel, Senin (25/10).

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, memberi perhatian besar kepada masyarakat Babel yang mampu menghafal Alquran (hafiz). Bentuk perhatian itu salah satunya dengan memberikan beasiswa pendidikan kepada mereka.

"Hal ini merupakan program dan komitmen kami untuk mencetak generasi penghafal Alquran di Babel yang unggul dan berdaya saing," ujar gubernur saat penyerahan santunan kepada hafiz dan hafizah di Ruang Kerja Gubernur Babel, Senin (25/10).

Baca Juga

Pria yang akrab disapa Bang ER itu berharap kepada 10 orang penerima beasiswa tersebut agar terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hafalannya sehingga mampu menjadi pecinta Alquran dan memiliki akhlakul karimah.

Nantinya, beasiswa pendidikan hasil kerja sama antara Pemprov Babel dan Baznas Babel tersebut ditujukan kepada para santri untuk mempelajari dan menghafal Alquran selama dua tahun di Pondok Pesantren Milenial Ashqaf dan Mariam College Pontianak, Kalimantan Barat untuk menjadi hafiz dan hafizah.

Gubernur juga menjelaskan, bahwa setelah lulusnya para hafiz dan hafizah tersebut, mereka akan dijadikan tenaga pengajar pada jenjang SMA dan SMK yang akan mendidik para siswa/siswi untuk lebih mengenal dan mencintai Alquran.

"Karena kedepan, kami akan program setoran hafal Alquran bagi siswa SMA/SMK di Babel yang bertujuan agar semakin banyak hafiz dan hafizah di Babel," ujarnya.

Sebagai langkah awal, gubernur dalam kesempatan tersebut menyerahkan bantuan fi sabilillah sebesar Rp 1.800.000 untuk tiga bulan kepada 10 orang penerima beasiswa tersebut. Salah satunya, Adi Slamet yang merupakan alumni IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Babel.

"Kami calon santri mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Baznas Babel yang sudah membantu kami dalam program mencetak hafiz penghafal Alquran di Babel," ungkapnya.

Ia menjelaskan, awal mulanya mendapat informasi ini dari Pasukan Amal Soleh (PASKAS) Babel tentang adanya program beasiswa untuk menjadi hafiz dan hafizah. Maka ia bersama istrinya mendaftar bersama untuk menjadi penghafal Alquran, dan Alhamdulillah mereka berdua berhasil. Namun takdir berkata lain, pada bulan Agustus lalu, Sang Istri meninggal dunia.

"Maka, saya harus lanjutkan cita-cita kami menjadi hafiz, rencananya setelah lulus, kami akan diperbantukan untuk mengajar tahfiz di SMA/SMK Babel," tutupnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement