Saturday, 22 Rabiul Akhir 1443 / 27 November 2021

Saturday, 22 Rabiul Akhir 1443 / 27 November 2021

Tanda Kecanduan Internet Secara Fisik dan Emosional

Ahad 24 Oct 2021 14:52 WIB

Red: Qommarria Rostanti

Tanda seseorang kecanduan internet baik fisik maupun emosional Ilustrasi).

Tanda seseorang kecanduan internet baik fisik maupun emosional Ilustrasi).

Foto: Pixabay
Mereka yang kecanduan internet biasanya lebih banyak menghabiskan waktu sendirian.

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKARAYA -- Kecanduan internet ditandai dengan keasyikan yang berlebihan atau kurang terkontrol dalam perilaku penggunaan komputer dan akses internet. Konsultan manajemen risiko, Danang Ono, mengatakan, untuk mengetahui seseorang mengalami kecanduan internet, biasanya dapat diperhatikan dari sejumlah tanda dan gejala dalam manifestasi atau perwujudan fisik serta emosional.

"Salah satu tanda dan gejalanya, seseorang sering lupa waktu atau mengabaikan hal-hal mendasar saat mengakses internet terlalu lama," ujarnya saat menjadi narasumber Webinar Indonesia Makin Cakap Digital wilayah Katingan yang diselenggarakan Sabtu (23/10).

Tanda dan gejala lainnya adalah seseorang merasa marah, tegang, atau depresi saat tidak bisa mengakses internet, hingga seringnya berkomentar, berbohong, rendahnya prestasi, menutup diri secara sosial dan kelelahan. "Biasanya ini merupakan dampak negatif akibat penggunaan internet yang berkepanjangan," kata dia.

Secara fisik, seseorang biasanya mengalami sakit pinggang, insomnia, serta nutrisi buruk, sakit leher, masalah penglihatan, dan lainnya. Lebih lanjut, Danang menjelaskan kecanduan internet biasanya terjadi karena adanya pengalaman menyenangkan, sehingga merangsang produksi dopamin, hal ini mengakibatkan penderita tidak bisa memprioritaskan mana tugas penting dalam hidup.

Hampir sama dengan kecanduan lainnya, mereka yang menderita kecanduan internet menggunakan dunia fantasi virtual untuk terhubung dengan orang-orang melalui internet. "Kecanduan internet bisa mendatangkan masalah pribadi, keluarga, akademik, keuangan, bahkan pekerjaan," ujar Danang.

Mereka yang kecanduan internet biasanya lebih banyak menghabiskan waktu sendirian dibandingkan berinteraksi dengan orang lain dalam kehidupan nyata. "Untuk mencegah seseorang atau diri kita mengalami gangguan kecanduan internet, kuncinya adalah dengan menjaga keseimbangan," ujarnya.

Menjaga keseimbangan dimaksud, yakni membagi porsi waktu yang sesuai antara penggunaan internet dengan aktivitas lainnya. Untuk itu, seseorang dianjurkan mencari hiburan di dunia nyata, sediakan waktu bersama keluarga, mengurangi durasi internet sedikit demi sedikit, hingga mengatur prioritas saat berinternet. 

"Juga memiliki hobi lain, perbanyak interaksi dengan orang lain di sekitar secara langsung, serta kegiatan positif lainnya," kata Danang. 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA