Friday, 28 Rabiul Akhir 1443 / 03 December 2021

Friday, 28 Rabiul Akhir 1443 / 03 December 2021

Ridwan Kamil: Jembatan Gantung di Bogor Jadi Semangat Baru

Ahad 24 Oct 2021 07:41 WIB

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Friska Yolandha

Pengunjung melintasi jembatan gantung panjang di kawasan Taman Nasional Gunung Gede dan Pangrango, di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (18/6).

Pengunjung melintasi jembatan gantung panjang di kawasan Taman Nasional Gunung Gede dan Pangrango, di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (18/6).

Foto: Antara/Risky Andrianto
Jembatan sepanjang 530 meter dibangun membelah kaki Gunung Pangrango.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Jembatan gantung terpanjang di dunia akan dibangun di kawasan Ekowisata Eiger Adventure Land, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berharap hal ini bisa menjadi penyemangat baru bagi sektor pariwisata Jawa Barat.

Pria yang akrab disapa Emil ini menyebutkan, adanya jembatan gantung yang akan memiliki panjang 530 meter ini, akan menambah semangat Jawa Barat. Kawasan Ekowisata Eiger Adventure Land ini juga diharapkan menjadi contoh bagi pelaku investasi untuk tetap menjaga keseimbangan alam. Termasuk membawa kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.

“Harapannya ini menjadi contoh pelaku-pelaku investasi pariwisata tolong menjaga keseimbangan alam, bahwa ekonomi itu bisa bersandingan dengan baik. Karena kalau alam kita hormati maka alam pun menghormati eksistensi manusia dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat sekitar itu saf pertama. Saya kira itu mudah-mudahan membawa semangat bagi Jawa Barat,” kata Emil, Sabtu (23/10).

Salah satu keunggulan ekonomi di Jawa Barat, yakni pariwisata regional yang tidak mengandalkan peswat terbang. Sehingga, Emil yakin wisata alam ini akan sangat diminati dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, dan mendukung pariwisata dengan konsep olahraga di Jawa Barat.

Misalnya, sambung dia, seperti ratusan air terjun atau curug yang di Jawa Barat. Selain itu, masyarakat yang menginap pun tidak harus di hotel, namun bisa memanfaatkan mobil dan tenda.

“Jadi saya yakin ini akan laku dan akan selesai dipertengahan 2023. Di dalam ruang-ruang itu ada potensi olahraga, ada downhill, treking melintasi alam, rafting, panjat tebing yang lain-lain. Ciri khas Jawa Barat lah karena suka olahraga baik kadar kesenangan atau prestasi,” jelasnya.

Di sisi lain, lanjutnya, terkait akses jalan menuju lokasi jembatan gantung yang berada di kawasan Puncak ini nantinya juga akan segera diperbaiki. Agar, masyarakat dan wisatawan yang akan berkunjung akan lebih nyaman.

“Kita serahkan sesuai kewenangannya, kalau kewenangan ada di Kabupaten Bogor, kita dukung. Kalau dari provinsi tentu akan langsung kita kerjakan, karena tadi saya ke sini naik motor (jalanan) masih bolong-bolong ya, jadi saya kira akan perbaiki seiring waktu,” tutur Emil.

Chairman PT Eigerindo MPI, Ronny Lukito menjelaskan, pembangunan jembatan terpanjang ini dilakukan untuk mengenalkan dan memanfaatkan manusia kepada alam, agar bisa  menghormati dan memuliakan alam sehingga akan timbul kesadaran untuk mengenal, menjaga dan merawatnya dengan sungguh-sungguh.

Ia pun berharap kawasan ini dapat menjadi inspirasi dalam pengelolaan objek wisata yang selaras dengan pelestarian alam, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi baik secara lokal maupun nasional. Kawasan Ekowisata Eiger Adventure Land diharapkan dapat mulai beroperasi dan dibuka untuk umum pada 2023.

Seperti diketahui, Kabupaten Bogor akan segera memiliki jembatan gantung terpanjang di dunia sekitar dua tahun ke depan. Jembatan dengan panjang 530 meter tersebut akan dibangun membelah kaki Gunung Pangrango di kawasan ekowisata Eiger Adventure Land di Kecamatan Megamendung.

Tidak hanya jembatan gantung, juga akan ada cable car sepanjang 863 meter, serta fasilitas kegiatan tropical adventure seperti forest adventure, cultural walk, adventure playground, traditional village, the sanctuary, hiking, camping, overlanding, dan kegiatan alam lainnya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA